Warga Desa Teluk Korban Lakalantas Di Babakan, Hingga Kini Masih Tergeletak Tanpa Bantuan

- Penulis

Sabtu, 10 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Jaroh, warga Kampung Nelayan II Rt 03 Rw 13 Desa Teluk Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, yang sehari harinya berprofesi sebagai pedagang ikan itu, menderita patah tulang pada kaki kanannya, akibat kecelakaan lalulintas yang terjadi di ruas jalan Tarogong Menes, tepatnya di Kampung Montor Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang, yang terjadi sepekan yang lalu. Hingga kini, masih tergeletak dikediamannya.

Menurut suami Jaroh, Rasja (Bogel) semenjak kejadian kecelakaan yang terjadi sepekan yang lalu, belum ada pihak yang bertanggung jawab.

“Semenjak kejadian, kami membawa istri saya ke salah satu klinik, setelah diperiksa di Alfurkon, istri saya dibawa berobat ke pengobatan alternatif,” ungkapnya ketika dijumpai dikediamannya, Sabtu, (10/08/19).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga sekarang, masih kata dia, belum ada pihak yang membantu atau bertanggung jawab dalam pengobatan istri saya.

Baca Juga : WH Hadiri Pelantikan Pengurus ILUNI UI Wilayah Banten Periode 2019

“Baru semalem, saya mengadukan nasib istri saya kepada Kepala Desa Teluk, Endin Fahrudin melalui aplikasi Massenger Pengaduan Masyarakat Desa Teluk yang selalu terbuka 24 Jam untuk meminta bantuan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Teluk, Endin Fahrudin mengaku akan mengupayakan agar Jaroh mendapatkan bantuan.

“Semalem saya menerima informasi dari anaknya korban melalui aplikasi Masengger Pengaduan Masyarakat Desa Teluk. Sayangnya, semenjak kejadian mereka tidak langsung memberitahu kepada saya,” ujarnya.

“Setelah menerima pengaduan, tadi saya sudah kordinasi dengan pihak kepolisian dan asuransi agar warga masyarakat yang menjadi korban kecelakaan, mendapatkan bantuan. Alhamdulillah, mereka sudah memberikan arahan yang akan segera kami tindaklanjut,” pungkasnya. (Do/M4n).

Berita Terakait

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya
Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang
Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum
Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran
LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI
Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke
Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terakait

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:34 WIB

Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:14 WIB

Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:56 WIB

Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:48 WIB

LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:10 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI

Senin, 21 April 2025 - 19:23 WIB

Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke

Selasa, 1 April 2025 - 14:54 WIB

Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terabru