Wali kota Tangerang Dinilai Baper dan Anti-Kritik

- Penulis

Sabtu, 13 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Polemik antara Menteri Hukum dan HAM Yasona M Laoly dengan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah terkait lahan Kementerian Hukum dan HAM di Kota Tangerang, menuai kritikan dari sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya dari Forum Aktifis Mahasiswa (FAM) Tangerang dan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera).

Menurut Ahmad Bustomi, Ketua Divisi Litbang FAM Tangerang, Walikota Tangerang dinilai terlalu baper (bawa perasaan). Seharusnya, semua kritikan dan masukan dari pemerintah pusat diambil sebagai bagian dari koreksi dan melakukan pembenahan agar lebih maksimal memberikan pelayanan rakyat. “Anggap saja masukan, tinggal dipilah, mana yang bisa dikerjakan mana yang tidak. Jangan baper kemudian memobilisasi dukungan untuk seolah-olah membangkang pemerintah,” ujar Bustomi.

Baca Juga : LBH Pospera Banten : Walikota Tangerang Jangan Arogan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelepasan pelayanan di lokasi lahan Menkumham yang dilakukan Arief, bisa diartikan sebagai pembangkangan terhadap pemerintah pusat. “Ini bukti bahwa walikota itu anti-kritik,” kata Bustomi.

Senada diungkapkan Septian Prasetyo, Direktur eksekutif LBH Pospera Banten. Kata Septian, polemik tersebut dinilai tidak penting. Karena tidak ada dampak manfaat bagi rakyat. “Malah akibatnya rakyat yang berdomisili di kawasan Pengayoman yang notabene warga Kota Tangerang, menjadi tidak terlayani dengan baik. Padahal tugas walikota itu melayani warganya,” kata Septian.

Polemik tersebut, ditambahkan Septian, membuktikan bahwa Pemkot Tangerang tidak memiliki konsep yang jelas mengenai tata kota. “Sebaiknya jangan baper lah, kalau dikritik, ya terima saja sebagai bagian dari masukan positif. Jangan egois untuk mencari ketenaran,” kata Septian. ( ADS)

Berita Terakait

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka
Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang
Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR
Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Berita Terakait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:03 WIB

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Berita Terabru