Wali Kota Serang Tidak Temui Massa Aksi, Masyarakat Kecewa

Senin, 14 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Masyarakat kecewa, niat baiknya untuk menemui Wali Kota Serang untuk menutup penggalian C Ilegal yang masih berjalan tidak disambut baik.

Masyarakat sangat kecewa dengan hasil musyawarah yang sudah disepakati untuk menutup penggalian C ilegal tidak dilaksanakan, nyatanya sampai saat ini kegiatan penggalian tersebut masih beroperasi

Koordinator Lapangan (Korlap), Samsul mengatakan, aksi ini merupakan sikap tegas dari masyarakat agar Pemerintah Kota Serang segera menutup galian ilegal C yang ada di Pancur Taktakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Peserta Pelatihan Terdiam, Mendengar Pesan Penyejuk Hati Sang Wakapolda

“Kami sangat kecewa, dari pihak Pemkot Serang tidak ada yang menemui kita. Padahal kami ingin benar – benar penggalian C Ilegal tersebut ditutup, dan tidak ada lagi aktifitas didalamnya. Agar masyarakat tentram tanpa penggalian,” kata saat ditemui di lokasi, Serang, Senin, 14 Januari 2019.

Ia juga berjanji jika hal ini tidak direspon oleh Pemkot Serang pihaknya akan membawa massa yang lebih banyak lagi untuk melanjutkan perjuangan tersebut.

“Kami sangat berharap, Walikota Serang bapak Syafrudin,sebagai pemangku kebijakan harus lebih tegas mengambil sikap untuk cepat menutupnya,” pungkasnya.

Mengingat dari Pemkot Serang tidak ada yang mendatanginya, massa aksi dikabarkan akan melanjutkan unjuk rasa ke tempat lokasi penggalian.
(Yoman)

Berita Terkait

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka
Nilai Diduga Berubah, Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Duga Ada Kecurangan
Jafarudin Resmi Pimpin SMSI DIY Masa Bakti 2026–2030: Buku Ambang Sandyakala Jurnalisme Dibedah
JSIT Pandeglang Gelar Musda Perdana, Dorong Kualitas Sekolah Islam Terpadu
Sambut 1 Ramadan 1447 H: Saatnya Wartawan dan Aktivis Meneguhkan Etika, Merawat Umat

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:29 WIB

Nilai Diduga Berubah, Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Duga Ada Kecurangan

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:50 WIB

Jafarudin Resmi Pimpin SMSI DIY Masa Bakti 2026–2030: Buku Ambang Sandyakala Jurnalisme Dibedah

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:26 WIB

JSIT Pandeglang Gelar Musda Perdana, Dorong Kualitas Sekolah Islam Terpadu

Senin, 16 Februari 2026 - 21:57 WIB

Sambut 1 Ramadan 1447 H: Saatnya Wartawan dan Aktivis Meneguhkan Etika, Merawat Umat

Berita Terbaru