Wakapolda Banten Sampaikan Informasi Kerusakan Materiil Akibat Gempa Sekitar 109 Bangunan

- Penulis

Sabtu, 3 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang Ada sekitar 109 Bangunan yang mengalami kerusakan akibat bencana Gempa yang menguncang Provinsi Banten dengan kekuatan 7,4 Skala Rickter yang terjadi pada Jum’at malam (02/08/2019) pukul 19.03WIB.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs Tomex Korniawan kepada awak media, Sabtu (03/08/2019) pukul 05.00 WIB menyampaikan ada sekitar 109 Bangunan yang mengalami kerusakan, yaitu di wilayah Lebak sebanyak 23 rumah dan wilayah pandeglang sebanyak 86 rumah.

Selanjutnya, Wakapolda sampaikan ada satu orang yang meninggal, namun bukan disebabkan tertimpa bangunan rumah. Tetapi, disebabkan oleh Kaget dan sakit Jantung. “Saat ini kita berada di Desa Sumber Jaya, kabupaten Pandeglang. Kita juga telah melihat saudara-saudara kita. Kita akan mengevaluasi apa yang bisa kita bantu,”terang Tomex

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Tomex, dengan tidak adanya korban jiwa, Polisi tetap laksanakan Kegiatan Mitigasi Pasca Gempa, Yaitu Melaksanakan patroli ke pemukiman warga, karena rumah yang kosong akibat ditinggal mengungsi, melakukan pendataan apa saja yang kurang dengan pengungsi ini, apakah logostik atau air, Membantu Mengatur Lalu lintas di jalan serta mengarahkan masyarakat untuk berlindung ke lokasi yang lebih tinggi, dan membantu mencari korban serta membantu membersihkan puting bangunan. Kita beserta pihak pemerintah berusaha untuk melengkapi semuanya.

Terakhir Wakapolda, menghimbau kepada warga untuk tetap tenang, jangan panik, dan tetap waspada. Wakapolda juga berpesan agar warga tidak dapat mempercayai informasi-informasi yang tidak benar (HOAX,red) saat beredar di tengah masyarakat pasca bencana gempa ini, kita dengarkan saja dari sumber yang jelas yaitu pemerintah, BMKG dan aparat.

Sumber : BidHumas

Berita Terakait

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya
Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang
Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum
Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran
LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI
Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke
Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terakait

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:34 WIB

Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:14 WIB

Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:56 WIB

Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:48 WIB

LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:10 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI

Senin, 21 April 2025 - 19:23 WIB

Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke

Selasa, 1 April 2025 - 14:54 WIB

Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terabru