Universitas Tangerang Raya (UNTARA) Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat Pada Prosesi Wisuda

- Penulis

Minggu, 11 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Universitas Tangerang Raya (UNTARA) menggelar wisuda terhadap 100 wisudawan yang dibagi menjadi 2 sesi dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Sabtu, (10/4/2021).

Rektor Universitas Tangerang Raya (UNTARA) Mardiyana, mengatakan, berbeda dari tahun sebelumnya, yang mana wisuda ini adalah lulusan STIE ISM yang belum sempat di wisuda, karena berbagai pertimbangan saat pandemi covid.

STIE ISM telah berubah bentuk menjadi Universitas, maka penyelenggaranya UNTARA, namun wisuda kali ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat demi mencegah resiko penularan COVID-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung membuat panitia wisuda harus membuat format yang sesuai, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan selama acara wisuda yang dilaksanakan satu hari yang dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi pertama pagi dan sesi kedua siang,” katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya panitia wisuda mencari format seperti apa wisuda terbaik yang bisa dilakukan di tengah wabah pandemi COVID-19. Panitia kemudian melakukan survei dan jajak pendapat dengan dua pilihan offline dan online.

Pelaksanaan kemudian dilaksanakan dengan cara offline, tentu saja dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Bagi yang ingin online dapat mengikutinya melalui zoom atau streaming” itu pilihan wisudawan,” katanya.

Para peserta wisuda dan panitia juga harus memakai masker dan faceshield selama acara berlangsung. Penerapan protokol kesehatan terhadap peserta dan panitia wisuda selain dengan pembatasan jumlah peserta untuk setiap sesi.

Wakil Rektor UNTARA Bobby Reza memberi apresiasi kepada semua pihak, termasuk pemangku lingkungan di komplek Perumahan yang ikut mengawal protokol ini dan bisa dijadikan percontohan apabila ingin menggelar acara di era pandemi ini.

“Penerapan protokol kesehatan ketat sesuai dengan ketentuan pemerintah dan pedoman kesehatan dan kami juga menjalin kerja sama dengan klinik terdekat untuk melakukan tes swab antigen bagi seluruh wisudawan yang akan melaksanakan wisuda,” ujarnya.

“Dimulai dari pemeriksaan suhu tubuh saat memasuki kampus dan ruangan acara, mencuci tangan dengan sabun dan wajib mengenakan masker serta face shield selama acara berlangsung,” ungkapnya.

Ia mengatakan para wisudawan juga wajib menjaga jarak (social distancing) yang posisinya diatur di dalam ruang acara. Selain itu untuk menghindari kerumunan, peserta wisuda juga tidak didampingi orang tua dan anggota keluarga lainnya.

“Tidak itu saja, seluruh panitia acara wisuda juga wajib mengikuti rapid test di klinik yang sudah kami ajak kerjasama. Panitia juga menyediakan fasilitas daring untuk peserta wisuda yang tidak bisa hadir ke lokasi acara di kampus,” ucapnya.

Untuk para orang tua dan keluarga para wisudawan yang tidak bisa menghadiri langsung karena penerapan protokol kesehatan bisa mengikuti seluruh rangkaian acara dengan fasilitas live streaming.

Meski pelaksanaan wisuda tahun ini berbeda dari sebelumnya karena pandemi COVID-19 yang mengharuskan penerapan protokol kesehatan, namun diharapkan tidak mengurangi suasana hikmat prosesi.

Perlu diketahui, panitia dan pengelola kampus Universitas Tangerang Raya (UNTARA) sudah berkordinasi dengan Muspika Setempat, sudah menempuh jalur dengan baik dan benar, meminta izin kepada gugus tugas, dan dari pihak Kecamatan Tigaraksa, serta Polsek Tigaraksa, Puskesmas Tigaraksa, dengan menggelar rapat koordinasi dua hari sebelum pelaksanaan acara, dan dari pihak gugus tugas sudah mendatangi kampus (survei) dan tentunya panitia kampus sudah melakukan langkah-langkah terbaik agar acara wisuda berjalan dengan aman, kondusif dan lancar. ( Riska)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru