Terjadinya Penusukan Terhadap Menko Polhukam, H Embay Merasa Terpukul

Senin, 14 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.Com, Serang- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ditusuk dengan senjata tajam oleh seorang pria di Pandeglang, Banten.

Akibatnya, Wiranto dan tiga orang lainnya mengalami luka tusuk di bagian tubuh. Wiranto sendiri tertusuk di bagian tubuh depan. Penusukan itu terjadi di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019), sekitar pukul 11.50 WIB.

Melihat hal tersebut, tokoh masyarakat Provinsi Banten H. Embay Mulya Syarief merasa sangat terpukul, kecewa dan mengecam keras atas kejadian yang dilakukan oleh teroris tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : Tokoh Masyarakat Banten Mengecam Keras Tindakan Teroris Kepada Wiranto

“Kami merasa sangat terpukul kecewa dan mengecam kejadian tersebut,” Kata H Embay saat ditemui di kediamannya, Senin (14/10/2019).

“Karena dalam ajaran Islam tidak ada yang namanya kekerasan terhadap sesama umat di muka bumi ini,” imbuhnya.

Tindakan yang dilakukan oleh teroris, lanjut H Embay, merupakan bukti perlawanan kepada pemerintah Indonesia.

“Wiranto merupakan pejabat negara, dengan adanya penusukan tersebut berarti terorisme sah melakukan perlawanan kepada bangsa Indonesia,” lanjutnya.

“Kami menolak keras ajaran-ajaran radikalisme yang memusuhi negara dan pemerintah, saya menyerukan umat muslim di Indonesia terutama Provinsi Banten jangan sampai kita melanggar peraturan yang haram bagi agama islam yaitu menyakiti sesama umat muslim ataupun umat non muslim,” ungkap H Embay.

Ia pun mejelaskan bahwa Presiden (Pres) dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih akan dilantik pada 20 Oktober 2019 mendatang, siapapun yang jadi Pres dan Wapres merupakan kehendak Allah SWT dan itulah hak dari pilihan masyarakat Indonesia.

“Kita bersama-sama harus mengimani takdir, yaitu dengan terpilihnya Pres dan Wapres terpilih untuk memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini lima tahun kedepan,” tukasnya.

(Man/Red)

Berita Terkait

Hadir dalam Acara  Deputi Kebangsaan Lemhanas RI Mayjen TNI. Dr. Rido Hermawan M.Sc, Sekretaris Menteri Pendayagunaan Festival SIJALU Ke 10 Tahun
Nur Agis Walikota Serang Hadiri Grand Launching Politeknik Digital Indonesia Di Ballroom Le Dian Hotel
Camat Yadi Dinilai Tidak Amanah, SPPI dan SPPG Kompak Tak Hadir dalam Audensi
UNIPI Dan Summarecon Tangerang Teken MOU dan Program Magang
Tiga Problem Klasik Bayangi Program Bantuan Beras 2025 Di Desa Padamulya
Lantik Pejabat Fungsional, Wamen Ossy Harapkan Peran Dosen Lektor dalam Transformasi STPN
Konsolidasi Musyawarah FK. Mantap Wilayah Cipondoh Pererat Silaturahmi dan Soliditas Anggota
Diduga Tidak Di Pungsikan Pengurus BumDes Pasirloa Mengundurkan Diri: Ini Penjelasan Ketua BPD

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 23:29 WIB

Hadir dalam Acara  Deputi Kebangsaan Lemhanas RI Mayjen TNI. Dr. Rido Hermawan M.Sc, Sekretaris Menteri Pendayagunaan Festival SIJALU Ke 10 Tahun

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:37 WIB

Nur Agis Walikota Serang Hadiri Grand Launching Politeknik Digital Indonesia Di Ballroom Le Dian Hotel

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 03:25 WIB

Camat Yadi Dinilai Tidak Amanah, SPPI dan SPPG Kompak Tak Hadir dalam Audensi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 20:47 WIB

UNIPI Dan Summarecon Tangerang Teken MOU dan Program Magang

Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:35 WIB

Tiga Problem Klasik Bayangi Program Bantuan Beras 2025 Di Desa Padamulya

Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:36 WIB

Lantik Pejabat Fungsional, Wamen Ossy Harapkan Peran Dosen Lektor dalam Transformasi STPN

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:12 WIB

Konsolidasi Musyawarah FK. Mantap Wilayah Cipondoh Pererat Silaturahmi dan Soliditas Anggota

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:50 WIB

Diduga Tidak Di Pungsikan Pengurus BumDes Pasirloa Mengundurkan Diri: Ini Penjelasan Ketua BPD

Berita Terbaru