Tega, Anggota PPK Kecamatan Angsana Diduga Tilap Anggaran Transportasi Logistik

0
352

Penabanten.com, Pandeglang – Isu tak sedap tentang anggaran logistik pemilu mencuat dari Kecamatan Angsana. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) diduga menilap bantuan transportasi logistik.

Padahal, kegiatannya sudah dilaksanakan pada 14 Pebruari 2024 yang lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari beberapa sumber yang bisa di pertanggung jawabkan, kegiatan pemilu tahun 2024 yang sudah selesai di tingkat kecamatan beberapa pekan lalu. Terendus ada dugaan kuat salah satu anggota PPK (Pj Logistik) kecamatan Angsana Tilap anggaran Logistik jutaan rupiah, hal tersebut diketahui beberapa anggota PPK lainya.

Menurut salah satu anggota PPK kecamatan Angsana berawal anggaran bantuan dana logistik senilai 13 juta rupiah diserahkan kepada  HSM (Pj Logistik), melalui bendahara PPK namun anggaran tersebut tidak jelas pengalokasiannya, ungkap salah satu anggota PPK Kecamatan Angsana Sebut saja DN

” Kronologisnya uang tersebut di ambil tanpa sepengetahuan anggota PPK yang lain, uang tersebut dari ketua PPK H Sanip dan bendahara dan Hasim.Selang beberapa hari uang logistik di pinta oleh Hasim akhirnya uang logistik tersebut di berikan oleh bendahara ke Hasim, padahal uang logistik tersebut di pegang oleh bendara, setelah itu kami pertanyakan ke saudara Hasim namun dia mengaku uang logistik tersebut sudah habis dan mengaku hanya ada sisa uang 1 juta rupiah kan ga rasional, keterangan ini bisa kami pertanggung jawabkan ke empat komisioner PPK” Terang DN, Jum’at 15/03/2024.

Sementara Hasim (Pj Logistik) PPK kecamatan Angsana Mengaku anggaran logistik tersebut sudah terserap habis dan ada rinciannya sesuai Rab dan semua itu sudah di laporkan ke KPU Pandeglang.

” Mengenai anggaran logistik sudah sesuai Rab dan sudah saya laporkan hasilnya ke KPU, karena pendistribusian logistik sudah saya anggap selesai, hanya saja saya belum rapat internal PPK mengingat saya sekarang lagi sibuk ngurusin orang tua lagi sakit” Kelahnya.

Sementara ketua PPK H. Sanip mengaku benar adanya bahwa anggaran logistik di ambil oleh salah satu anggota PPK Hasim (Pj Logistik) senilai 13 juta rupiah dan menurutnya sudah di gunakan namun tidak semua di salurkan untuk mobilisasi logistik.

” Memang ada yang di gunakan untuk logistik namun tidak semua di gunakan baru sebagian saja, dan betul uang di serahkan ke sodara Hasim namun sampai saat ini belum ada laporan secara rinci akuntabel dan tidak ada transparansi” jelas ketua PPK.

Di tempat terpisah A. Andrian Aktivis Front Pendamping Rakyat (FPR) menurutnya Muhamad Hasim selain anggota PPK (Pj Logistik) Kecamatan Angsana dia juga pengelola PKBM di desa Karangsari kecamatan Angsana bukan hanya itu dia juga operator desa Padaherang.

” Saya juga sangat menyayangkan adanya polemik dan ketidak sinkronan dan kurangnya keterbukaan di tubuh internal PPK kecamatan Angsana, saya juga patut menduga banyak anggaran yang di gelapkan, hal ini akan saya koordinasikan lebih lanjut kepada ketua PPK, Panwas kecamatan Angsana sekaligus KPU dan Bawaslu kabupaten Pandeglang agar persoalan yang ada di tubuh PPK kecamatan Angsana bisa jelas dan terang benderang, kalau memang hal ini benar-benar di temukan adanya dugaan penggelapan dana pemilu maka saya akan buat laporan pengaduan khusus kepada APH ” Tegas A.Andrian.

(Ron)

Tinggalkan Balasan