Sempat Bertahan Karena Dampak Revitalisasi Banten, Ibu Marni Akhirnya Menerima Rumahnya Dibongkar

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kota Serang – Terkait pembongkaran rumah warga yang terkena dampak revitalisasi di kampung Kebalen, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Ibu Marni (60) yang sempat bertahan dan mengatakan memiliki Akte Jual Beli (AJB) akhirnya dengan lapang dada menerima rumahnya dibongkar, Rabu (26/02/2020).

Pantauan awak media dilapangan, tampak alat berat (escavator) sedang membongkar rumah Ibu Marni, setelah sekian lama dirinya bertahan.

Menurut Satgas Kawasan Banten Lama Babas, awalnya Ibu Marni sempat menolak rumahnya untuk dibongkar dengan alasan dirinya memiliki AJB dan ganti rugi yang diberikan tidak sesuai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awal, Ibu Marni tidak mau rumahnya dibongkar karena dirinya memiliki AJB dan ganti rugi yang diberikan tidak sesuai,” terang Babas.

Menurut informasi yang didapat awak media, mantan Dewan DPRD Kota Serang Rijal Azis yang juga mengaku sebagai keponakan Ibu Marni, dirinya meminta waktu sampai 31 Januari 2020 untuk berkordinasi dengan pihak BPN pada saat rapat dengan Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi, Anggota Komisi IV DPRD Amanudin Toha, Kordinator Satgas Kawasan Banten Lama Babas yang diadakan pada waktu itu (06/01/2020).

Setelah waktu yang ditentukan lewat, Rijal meminta waktu kembali. Setelah sampai waktu yang telah ditentukan, Ibu Marni tidak bisa menunjukkan AJB yang katanya dimilikinya, sampai akhirnya hari ini Ibu Marni melalui Rijal menerima rumahnya dibongkar oleh petugas dari Dinas Perkim Prov Banten.

Babas juga mengatakan bahwa anak Ibu Marni meminta kepada petugas yang membongkar rumahnya agar dikerjakan dengan rapih, agar material masih bagus bisa digunakan kembali. (Amel)

Berita Terakait

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka
Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Berita Terakait

Rabu, 8 April 2026 - 16:24 WIB

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk

Rabu, 8 April 2026 - 16:21 WIB

RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:03 WIB

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Berita Terabru

Bupati Serang

Bupati Serang Ratu Zakiyah Komitmen Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:05 WIB