Puluhan Wartawan Gelar Aksi Solidaritas Kecam Premanisme di Kecamatan Cibodas

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kab. Serang – Puluhan wartawan dari berbagai organisasi Se-Tangerang Raya menggelar aksi solidaritas di Kantor Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Jumat (21/3/2025). Aksi yang dimotori Aliansi Jurnalis dan Advokat (AJA) sebagai respons terhadap insiden pengusiran dan tantangan duel yang dialami salah satu rekan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Dalam aksi solidaritas wartawan, menyuarakan aspirasi dengan membawa spanduk yang berisi pesan-pesan damai serta penegasan terhadap kebebasan pers dan anti tindak kekerasan terhadap wartawan atau aksi premanisme.

Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Shelli mengecam tindakan pengusiran yang dianggap merugikan kebebasan berekspresi dan tantangan duel yang dinilai merendahkan martabat profesi jurnalis.

“Wartawan saat mau konfirmasi betermu staf dan Trantib Kecamatan Cibodas, lalu staf memberitahu bang Buceu Gartina Camat Cibodas yang berada di dalam ruangan, ketika keluar ruangan langsung mengusir paksa, bahwa ditantang duel apabila tidak mau diusir,” ungkap Shelli yang juga Sekretaris Aliansi Jurnalis dan Advokat.

Aksi ini terpaksa dilakukan setelah berkomunikasi dengan Humas Pemerintah Kota Tangerang dan Intel Polres Metro Tangerang Kota akan berkomunikasi dengan Camat Cibodas cukup dengan permintaan maaf tidak ada aksi unjuk rasa, setelah menunggu beberapa hari tak kunjunga ada permintaan maaf dari Camat Cibodas.

“Kami sudah sepakat dengan Humas Pemkot dan Intel Polres Metro Tangerang Kota tidak akan melakukan aksi unjuk rasa apabila Buceu Gartina meminta maaf atas kejadian tersebut, tetapi hingga saat ini tidak ada permintaan maaf,” jelasnya.

Atas dasar itu, lanjut Shelli, unjuk rasa menuntut Buceu Gartina dicopot dari jabatannya dan berhentikan staf dan Trantib Kecamatan Cibodas.

“Ini bukan sekadar tentang satu wartawan, tetapi tentang kehidupan dan hak-hak seluruh jurnalis. Kami bersatu untuk menegakkan hak-hak kami dan melawan segala bentuk intimidasi,” tegasnya.

Aksi damai ini menarik perhatian masyarakat sekitar, kata Shelli, yang turut memberikan dukungan. Beberapa warga yang melintas berhenti sejenak untuk mendengarkan orasi yang disampaikan.

“Ini menunjukkan solidaritas anti premanisme terhadap wartawan, berkumpulnya kami sebagai langkah perjuangan jurnalis dalam menjaga independensi dan keberanian dalam meliput berita,” tutupnya

Sekretaris Kecamatan Cibodas, Riswan Setyo Kardinto, yang mewakili Camat, berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut dan berkomitmen untuk menjamin keamanan serta kenyamanan wartawan dalam menjalankan tugas mereka.

“Kami mendukung penuh kebebasan pers dan akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan insiden serupa tidak terulang,” ujarnya.

Aksi solidaritas ini tidak hanya memperkuat hubungan antar wartawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menghargai profesi jurnalis. Dengan semangat persatuan, para wartawan berharap dapat mendorong perubahan positif dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan kondusif di masa mendatang.

Dalam menjalankan tugasnya, wartawan berpegang pada kode etik jurnalistik yang mengutamakan kebenaran, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, mereka berkomitmen untuk melaporkan fakta secara akurat dan berimbang, demi kepentingan publik. (red)

Berita Terakait

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Berita Terakait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Berita Terabru

Pemerintahan

Bupati Tangerang Jumling Di Kampung Besar Teluknaga

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:09 WIB