PT STS Kandang Ayam Di Kecamatan Angsana Kelabui Warga Penyangga

Rabu, 24 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – PT Sinar Ternak Sejahtera ( STS) yang bergerak di Bidang Budidaya Ayam Ras Pedaging di Kecamatan Angsana diduga kuat mengelabui warga penyangga untuk mendapatkan ijin lingkungan. Pasalnya, warga penyangga itu dijanjikan oleh pengusaha akan diberikan kompensasi dalam setiap panennya.

Namun sayangnya, kompensasi yang dijanjikan itu hanya omong kosong belaka, artinya tidak sesuai dengan fakta setalah adanya panen. Usut punya usut ternyata yang menjanjikan itu merupakan Vendor dari pihak perusahaan, dampaknya banyak warga penyangga merasa dirugikan.

Sebab karena itu, warga penyangga meminta pihak Muspika Angsana untuk memfasilitasi pertemuannya dengan pihak perusahaan PT STS yang berada di Kecamatan Angsana itu.

Dalam pertemuan pertama dengan pihak perusahaan pada Tanggal 19 Mei 2023, sayangnya belum mendapatkan keputusan soal kompensasi yang sudah dijanjikan itu. Akhirnya dibuat satu kesimpulan oleh pihak dalam surat pemberitahuan bahwa kesimpulannya dari pihak perusahaan pada hari ini, Rabu 24 Mei 2023. Namun hasilnya juga sama tidak jelas artinya tidak adanya kesimpulan dari pihak PT STS itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media bahwa PT STS yang berada di Kecamatan Angsana itu, Kandang budidaya ayam ras pedaging belum memenuhi syarat untuk diterbitkannya UPL dan UKL dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang. Lantaran Bungker dan IPAL serta saluran cacingnya tidak sesuai dengan spek jumlah ayam yang di budidaya.

Wakil perwakilan yang berasal dari Kampung penyangga yakni Kampung Limus Haseum desa Sumur Laban, mengaku keberadaan Ternak ayam yang tidak jauh dari pemukiman warga memberikan dampak buruk, selain bau, banyak lalat, dan menimbulkan kerusakan terhadap sawah warga.

” Kita datang ke Kecamatan Angsana ingin menyampaikan aspirasi kita, karena keberadaan kandang ayam ini menimbulkan dampak buruk terhadap warga, selain bau, banyak lalat, banyaknya pekerja diambil dari luar, serta menimbulkan kerugian terhadap pemilik sawah yang tidak jauh dari kadang itu, karena kandang ayam ini diperkirakan paling 30 meter,” keluhnya pada media mereka warga Limus Haseum itu.

(red)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terbaru