Proyek Paving Block di kampung ketos tanpa papan proyek Diduga Jadikan ladang korupsi

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kab. Tangerang – Proyek pemasangan paving block di kampung ketos RT.02/04 Kelurahan Sindangsari Kecamatan pasar Kemis menjadi sorotan publik. Proyek yang menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas perkim propinsi Banten.  Diduga tidak memasang papan nama proyek, melanggar sejumlah aturan yang berlaku. (23-9-2025)

Ketiadaan papan nama proyek ini menimbulkan dugaan adanya ketidaksesuaian dengan peraturan, termasuk Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Hal ini juga bertentangan dengan semangat transparansi yang seharusnya diterapkan pada setiap pekerjaan umum.


Beberapa peraturan yang mewajibkan pemasangan papan nama proyek antara lain Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012. Selain itu, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 (Permen PU 29/2006) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 (Permen PU 12/2014) juga menekankan pentingnya hal ini untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan keindahan lingkungan, serta agar masyarakat mengetahui sumber, besaran, dan volume anggaran proyek
Kualitas Pengerjaan.

Saat dikonfirmasi, salah satu  pekerja yang enggan disebutkan namanya mengatakan, papan proyek belum di pasang pak, paling nanti kalau sudah selesai baru di pasang  Pak. Pengawasnya juga tidak ada, Mungkin setelah selesai baru ke sini, saya juga tidak tau nomor tlp pelaksananya, biasanya sorean kelokasinya pak.” ujar pekerja tersebut.


Di lokasi yang sama, seorang warga ibu rumah tangga mengatakan,  Sebetulnya saya pengennya jalan ini di cor kalau di omblok  cepet rusak pak, apalagi suka ada mobil molen lewat ke depan rumah sayah  itu pinggirannya pada ambles.” Ucap seorang ibu rumah tangga.

Lanjut konfirmasi ke kantor kelurahan Sindangsari, pak lurah Sindangsari menjelaskan, itu pekerjaan dari perkim propinsi pak, bukan dari kelurahan.” Terahir pihak pelaksana komunikasi dengan saya  cuman minta dampingi surfai lokasi, saya bilang langsung ke pak RT RW sajah kebetulan saya masih ada kesibukan,” kata pak lurah Sindangsari.

Aktivis kabupaten Tangerang Candra menegaskan, Proyek paving blok di kampung ketos RT.02/04 kerap  tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). terlihat banyak pengerjaan yang dikurangi. Paving block lama ada yang  tidak dibongkar, kastin ditanam tanpa adukan semen, dan pembersihan tidak dilakukan. Ini jelas-jelas hanya mencari keuntungan besar.

Saya berharap dinas perkim propinsi Banten inspektorat BPK  bersikap tegas terhadap kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut,” tegasnya Candra.

Berdasarkan pantauan
awak media di lokasi, selain tidak adanya papan nama proyek  juga ada  aitem aitem kurang nya matrial  pengerjaan paving block. dan juga  tidak menerapkan aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengawas proyek maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPTK) dari dinas terkait belum dapat dimintai konfirmasi.

Penulis: Ateng.

Berita Terkait

Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas
Lesman Bangun: Bantuan Wagub Dimyati Jadi Pemantik Semangat Pembangunan Museum Media Siber Indonesia
Puncak HPN 2026 di Banten Banjir Hadiah, Empat Warga Serang Berangkat Umrah Gratis
Terima Audiensi KSBSI, Kapolri Tegaskan Sinergitas untuk Perjuangkan Hak Buruh
Wajah Baru Keamanan Wisata Dunia: Bali Tourism Police Station Resmi Beroperasi dengan Teknologi Face Recognition
5 Tahun Menunggu Akhirnya Para Pedagang Pasar Cisoka Merasa Senang Camat Cisoka Berikan Sosialisasi, Ini Kata Nana Ketua Paguyuban Pasar Cisoka
Napak Tilas Sejarah SMSI: Dari Jantung Kesultanan hingga Titik Nol Kelahiran di Banten pada HPN 2026
Anak TK Asal Kota Serang Raih Juara Di cabang Olahraga Karate Di Turnamen BKC Piala Bupati Serang, Potensi Ciptakan Generasi Emas

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 16:36 WIB

Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Senin, 9 Februari 2026 - 02:55 WIB

Lesman Bangun: Bantuan Wagub Dimyati Jadi Pemantik Semangat Pembangunan Museum Media Siber Indonesia

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:29 WIB

Puncak HPN 2026 di Banten Banjir Hadiah, Empat Warga Serang Berangkat Umrah Gratis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:23 WIB

Terima Audiensi KSBSI, Kapolri Tegaskan Sinergitas untuk Perjuangkan Hak Buruh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 00:01 WIB

Wajah Baru Keamanan Wisata Dunia: Bali Tourism Police Station Resmi Beroperasi dengan Teknologi Face Recognition

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:04 WIB

5 Tahun Menunggu Akhirnya Para Pedagang Pasar Cisoka Merasa Senang Camat Cisoka Berikan Sosialisasi, Ini Kata Nana Ketua Paguyuban Pasar Cisoka

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:01 WIB

Napak Tilas Sejarah SMSI: Dari Jantung Kesultanan hingga Titik Nol Kelahiran di Banten pada HPN 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:50 WIB

Anak TK Asal Kota Serang Raih Juara Di cabang Olahraga Karate Di Turnamen BKC Piala Bupati Serang, Potensi Ciptakan Generasi Emas

Berita Terbaru

Persatuan Wartawan Indonesia PWI

Bupati Serang Ratu Zakiyah Raih Penghargaan Golden Award PWI di Acara HPN 2026

Senin, 9 Feb 2026 - 18:15 WIB