PMII Demo Dinas Pendidikan Pandeglang Aktifis : Kadis Jangan Tutup Mata

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK-PMII) Staibanna, Rabu, (26/06/19), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang. Dalam orasinya, aksi Unras yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian Polres Pandeglang itu, menuntut pertama, agar CV. Ratu Contraktor di Black List, Kedua, konsultan dan Pejabat Pelaksana Tekhnik Kegiatan (PPTK) harus bertanggung jawab, Ketiga, pihak Yudikatif harus melakukan penyidikan dan penyelidikan kaitan dugaan adanya konspirasi busuk antara pemerintah, Konsultan dan Pengusaha, Keempat, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus turut bertanggung jawab, Kelima, Disdik Kabupaten Pandeglang harus memutus kontrak dengan CV. Ciepa Mandiri Konsulindo (CMK) sebagai konsultan Perencana, Pengawas dan tekhnik, dan terakhir, PK PMII Staibanna akan terus mengawal kasus yang ada di Disdik Kabupaten Pandeglang.

Dijumpai usai unras, Ahmadi Rewok mengatakan, aksi unras ini sebagai wujud penyampaian aspirasi atas kekecewaan masyarakat atas kinerja pejabat Disdik Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga : Bumdes Desa Rahayu Tidak Jelas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaksanaan rehabilitasi Ruang Belajar di SMP Negeri 3 Panimbang Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang, T.A 2019 dengan anggaran sebesar Rp. 196.905.000,- dilaksanakan tidak sesuai dengan peraturan. CV. Ratu sebagai pelaksana, tidak mengindahkan peraturan yang ada. Selain itu, tidak ada transparansi publik dan pembangunannya, tidak sesuai dengan RAB yang ada,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain CV. Ratu, CV. Ciepa Mandiri Konsulindo juga sama sama melakukan kesalahan.

“CV. CMK, sebagai perusahaan konsultan perencana dan pengawasan, diduga tidak pernah mengawasi langsung pekerjaan yang dilakukan, sehingga, terjadilah pekerjaan yang dinilai sangat buruk ini,” pungkasnya. (Rik/M4n).

Berita Terakait

Pengurus PGRI Pandeglang Gelar Rapat Koordinasi di Kawasan Wisata Carita
Diduga Pungli Bantuan PIP di SDN 1 Angsana :  Kepsek Itu Buat ongkos
Belajar Kepemimpinan dan Etika Digital, Siswa SMA Taruna Nusantara Asal Tangerang Wawancarai Wakil Bupati Tangerang
Diserbu Sekolah Negeri, AUM Pendidikan Muhammadiyah Tetap Jadi Magnet: PDM Cilegon Blusukan ke Cipondoh Jelang PPDB
Kelompok Belajar EL-Izza Lakukan Kunjungan Edukatif Ke Perpustakaan dan Damkar Kabupaten Tangerang
Ada Apa dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Serang? Surat Audiensi Penabanten.com Tak Kunjung Terjadwal
PGRI Taktakan Kota Serang Ucapkan Terima Kasih kepada Rumah Sakit Sari Asih
Mahasiswa dan Dosen Gelar PKM di SMK AtTaufiqiyyah Baros: Wujudkan Generasi SiapKerja di Era Industri Modern

Berita Terakait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:06 WIB

Pengurus PGRI Pandeglang Gelar Rapat Koordinasi di Kawasan Wisata Carita

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:37 WIB

Diduga Pungli Bantuan PIP di SDN 1 Angsana :  Kepsek Itu Buat ongkos

Senin, 29 Desember 2025 - 15:37 WIB

Belajar Kepemimpinan dan Etika Digital, Siswa SMA Taruna Nusantara Asal Tangerang Wawancarai Wakil Bupati Tangerang

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:44 WIB

Diserbu Sekolah Negeri, AUM Pendidikan Muhammadiyah Tetap Jadi Magnet: PDM Cilegon Blusukan ke Cipondoh Jelang PPDB

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:15 WIB

Kelompok Belajar EL-Izza Lakukan Kunjungan Edukatif Ke Perpustakaan dan Damkar Kabupaten Tangerang

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:43 WIB

Ada Apa dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Serang? Surat Audiensi Penabanten.com Tak Kunjung Terjadwal

Selasa, 25 November 2025 - 09:50 WIB

PGRI Taktakan Kota Serang Ucapkan Terima Kasih kepada Rumah Sakit Sari Asih

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 13:41 WIB

Mahasiswa dan Dosen Gelar PKM di SMK AtTaufiqiyyah Baros: Wujudkan Generasi SiapKerja di Era Industri Modern

Berita Terabru