Pj Kades Munjul Bantah Adanya Dugaan Potongan Insentif LKD: Begini Penjelasannya

- Penulis

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – PJ Kepala Desa Munjul Tedi Spd Bantah adanya tayangan  pemberitaan dugaan adanya pungutan liar terhadap insentif RT RW dan kader posyandu di salah satu media beberapa hari lalu, Kades juga langsung gerak cepat undang beberapa jajaran perangkat desa termasuk BPD dan  Ormas Gaib Perjuangan yang sebelumnya mendapatkan aduan dari RT RW dan kader ada pungli tersebut.

Nampak kades Munjul sedang berdialog dengan perangkat desa dan BDP serta dihadiri beberapa media online di kantor desa Munjul. Senin 11/11/2024.

Pj Kades Munjul memaparkan tentang kebenaran yang sebenar-benarnya bahwa yang beredar di media adanya dugaan potongan insentif RT RW dan kader posyandu itu bukan potongan apalagi pungli itu semua bukan potongan tapi itu secara otomatis di potong BPJS dan PPh.

” Itu insentif LKD/ bulan 150 ribu di ambil BPJS 10800 dan PPh 21-6%=9000 totalnya 19800 yang kemaren insentif 4 bulan jadi kalau jumlah keseluruhan pendapat 150×4 bulan= 600 ribu
Di potong BPJS+ PPh 21=79.200.4 bulan jadi keterima bersih = 520.800 dan itu sudah di hitung semua oleh bendahara dan sudah berjalan sebelum saya menjabat sebagai kepala desa di Munjul ini” terang  Tedi.Spd pjs kades Munjul.

Sementara Iwan ormas Gaib Perjuangan menjelaskan adanya pengaduan dugaan pungutan tersebut dari beberapa RT RW dan kader posyandu, namun setelah di terangkan pihak desa dia juga mengerti faham dan sekaligus meminta maaf kepada pj kades karna komentar sebelumya di pemberitaan sangat gamblang dan menduga kuat adanya pungutan liar.

“Saya atas nama pribadi dan organisasi meminta maaf kepada pj kades Munjul karna sebelumya saya jadi Nara sumber di salah satu media online yang menduga adanya pungutan insentif RT RW dan kader posyandu ternyata itu semua hanya mis komunikasi saja, dan saya juga berharap kepada pj kades Munjul untuk menjelaskan kepada aparat desanya khususnya RT RW dan kader posyandu agar jangan sampai terjadi lagi pengaduan seperti yang di adukan ke saya” ungkap Iwan.

Menanggapi hal itu ketua BPD desa Munjul juga mengharapkan kepada kades dan perangkat desa agar jangan bosan-bosan setiap kali mencairkan atau membagikan insentif RT RW dan kader posyandu agar berulang kali di jelaskan agar jangan sampai terjadi lagi kesalah fahaman yang berujung fitnah apalagi ini sudah tayang di media sosial. Ibuh BPD

(Imron)

Berita Terakait

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terakait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terabru