Persoalan Pemangkasan Honor Berlanjut, Aktivis : Tidak Harus Seperti Itu

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Sejumlah TKS di kantor Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang, merasa di diskriminasi oleh pimpinan mereka, lantaran, sebelumnya pernah menyampaikan keluhan mereka kepada media. Hal tersebut mereka rasa setelah menerima honor yang ternyata jauh berbeda dari honor yang diterima honorer lainnya.

“Honor kami jauh berbeda dari honorer lainnya. Mungkin karena kami bertiga menyampaikan keluhan kepada wartawan. Yang jelas honor kita di pangkas lebih besar dari yang lainnya,” ungkap Furkon salah satu TKS di Kantor Kecamatan Pagelaran.

Lebih lanjut dia mengatakan, sepertinya persoalan honor ini, sudah masuk ke ranah pribadi, bukan urusan profesi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenapa harus di beda beda, yang dipangkas itu, uang piket. Bahkan teman saya yang turut bicara di media, lebih besar di pangkasnya,” jelasnya.

Kami bertiga, masih kata dia, merasa di diskriminasi oleh pimpinan kami. Memang kalau saya hanya uang piket yang di pangkas.

Baca Juga : Hadiri Acara Lounching Penyaluran Program Sembako, Begini Himbauan Camat Labuan

“Teman saya yang berdua, selain uang piket, uang honornya pun sama dipangkas. Ajat dan Nurmanudin itu, uang honor TKS nya di pangkas, uang piketnya pun sama dipangkas,” jelasnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh TKS lainnya. Menurut mereka, honor yang mereka terima, tidak sama dengan honorer lainnya.

“Memang honor yang kami terima tidak sama dengan yang lainnya. Untuk honor TKS dipangkas dan honor piket pun sama dipangkas. Padahal, setahu kami, pemangkasan tersebut sudah disarankan untuk ditunda, tapi ternyata tetap dilaksankan,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, salah satu Aktivis Kabupaten Pandeglang, Yusuf Al-Ayubi, turut angkat bicara. Terlebih, adanya perbedaan atau diskriminasi untuk TKS yang mengeluhkan hal ini kepada media. “Kami dari lembaga Forum Keadilan Masyarakat Banten Kabupaten Pandeglang, mengecam keras persoalan pemangkasan honorer ini, apapun alasannya. Seharusnya, Camat Pagelaran mengedepankan rasa kemanusiaan,” tegasnya.

Dikatakan dia, berkaitan dengan Rasionalisasi Pilkada, masih banyak pos anggaran lain yang bisa dipangkas, dari pada mengurangi honor TKS. “Menyikapi hal ini, kami akan audien dengan pihak terkait di Kabupaten Pandeglang, termasuk dengan DPR Kabupaten Pandeglang. Setahu saya, di Kecamatan lain, tidak ada persoalan seperti yang terjadi di Kecamatan Pagelaran, kok nyebut nyebut pemangkasan tersebut akibat adanya Pilkada,” pungkasnya. (M4n).

Berita Terakait

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat
Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi
Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan
Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin
Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terakait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terabru