Penabanten.com, Tangerang – Insiden berdarah menimpa seorang praktisi hukum, Bastian Sori, di kawasan Perumahan Palem Semi, Kelapa Dua, Selasa (24/2/2026). Korban terpaksa dilarikan ke ruang perawatan intensif RSUD Kabupaten Tangerang setelah menderita luka tusuk di bagian perut akibat serangan membabi buta sekelompok penagih utang (debt collector).
Kronologi Penarikan Paksa
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula saat tiga pria yang mengaku sebagai utusan perusahaan pembiayaan mendatangi kediaman korban. Niat mereka satu: menyita unit mobil milik Bastian.
Sebagai seorang advokat yang paham hukum, Bastian menolak tindakan tersebut karena dinilai menyalahi prosedur eksekusi jaminan fidusia. Namun, adu argumen yang terjadi justru berujung anarkis. Situasi memanas hingga salah satu pelaku nekat menghujamkan senjata tajam ke arah perut korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Respons Cepat Kepolisian
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, mengonfirmasi kebenaran peristiwa penganiayaan berat tersebut. Pihaknya menyatakan tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme berkedok penagihan utang di wilayah hukumnya.
“Kami sudah memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Tim Reskrim sedang melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku atau ‘matel’ yang bertindak arogan ini,” tegas AKBP Boy saat dikonfirmasi.
Video Kejadian Viral
Aksi brutal tersebut sempat terekam kamera dan kini tersebar luas di media sosial Instagram. Dalam potongan video yang beredar, terlihat para pelaku memaksa masuk ke area privasi korban sebelum keributan pecah.
Polres Tangsel memastikan akan mengusut tuntas kasus ini. Kapolres bahkan sempat menjenguk korban di rumah sakit untuk memastikan kondisi korban stabil serta menegaskan komitmen Polri dalam menindak tegas segala bentuk kekerasan di muka umum.







