Perkuat Identitas, Kehadiran Sultan Banten Dinilai Krusial bagi Kebudayaan Kota Serang

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Sabtu 13/9/2025 pemerintah kota Serang menyelenggarakan Kongres Kebudayaan di 1994 Coffee and Creative Space Serang yang berlokasi di jalan Ciwaru Raya.

Kongres yang dilaksakan oleh Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang tersebut adalah forum dialog dan perumusan strategi pemajuan kebudayaan yang melibatkan masyarakat dan pemerintah untuk membahas tantangan, mengidentifikasi solusi, serta menetapkan arah pengembangan kebudayaan Kota Serang dengan tujuan untuk melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkan kebudayaan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Hal yang menarik untuk diamati dalam acara pembukaan kongres, yaitu hadirnya sosok Sultan Banten Ke 18 Ratubagus Hendra Bambang Wisanggeni.

Dalam sambutannya walikota Serang Budi Rustandi pada awal sambutannya menempatkan sang sultan dalam urutan pertama untuk disebut, menyatakan rasa terima kasih dan mengaku berbangga dengan kehadiran beliau.

“Yang sama-sama kita muliakan, kita banggakan dan kita cintai, alhamdulillah telah hadir ditengah-tengah kita Sultan Banten ke-18 bapak Ratubagus Hendra Bambang Wisanggeni,” katanya.

Ia mengaku kehadiran sang sultan menggemuruhkan semangat kongres untuk pemajuan kebudayaan kota Serang.

Sejumlah peserta kongres yang ditanyai wartawan terkait kehadiran Sultan Banten punya jawaban beragam, namun jawaban spesifik disampaikan oleh seniman musik Purwo Rubiono.

Pria yang akrab dikenal dengan sebutan Cak Wo itu mengatakan, kehadiran Sultan sangat penting untuk penguatan identitas Kota Serang.

“Seperti kita ketahui, pada era kejayaan kesultanan Banten,  seni dan kesenian sangat hidup. Saya kira seharusnya bisa mencontoh itu sebagai model untuk kita implementasikan dalam menghidupkan seni dan kebudayaan kota Serang,” paparnya.

Dari pengamatan wartawan, Kanjeng Sultan Ratubagus Hendrabambang Wisanggeni tampil bersahaja, berbatik dan berpeci hitam didampingi Panglima Laskar Kesultanan Banten Haji Astari.

Berita Terkait

PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik
Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri
Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air
Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa
Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta
Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri
Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi
Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:41 WIB

PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 14:20 WIB

Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:56 WIB

Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WIB

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:20 WIB

Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:08 WIB

Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:46 WIB

Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Berita Terbaru