Pemprov Gelar Festival Media Komunikasi Tradisional

- Penulis

Minggu, 25 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Seanh Gubernur Banten H. Wahidin Halim (WH) dan Wakil Gubernur Banten, H. Andika Hazrumy (Andika) telah menetapkan program prioritas pembangunan, yaitu pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Targetnya, dalam tahun ketiga kepemimpinan WH-Andika masyarakat Banten dapat menikmati pelayanan pendidikan secara gratis, kesehatan gratis dan infrastruktur mantap. Program-program tersebut terus disosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai media, salah satunya melalui saluran media komunikasi tradisional. “Dalam rangka sosialisasi pembangunan tersebut, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten menyelenggarakan Festival Media Komunikasi Tradisional Tingkat Provinsi Banten, Jum’at, 23 Agustus 2019,” ujar Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Komari.

Selanjutnya, Komari menjelaskan maksud dari kegiatan ini adalah sosialisasi pembangunan dan pemberdayaan pelaku Pertunjukan Media Komunikasi Tradisional. Sementara tujuannya mencari utusan Provinsi Banten untuk Festival Pertunjukan Media Komunikasi Tradisional Tingkat Nasional 2019.

Peserta Kegiatan tersebut adalah kabupaten/kota di Provinsi Banten. Sampai waktu pelaksanan tercatat 7 (tujuh) kabupaten/kota di Provinsi Banten. Adapun peserta tersebut adalah Lenong Betawi Grup Cempaka Mekar Jaya Kota Tangerang Selatan, Ubrug 4 Petang Wewe Forum KIM Kota Serang, Lenong Tangerang KSBT Kota Tangerang, Ubrug Teater Agata SMAN 2 Pandeglang, Reog Padepokan Seni Gema Wirahma Kabupaten Tangerang, Ubrug Prabu Kian Santang Kab. Serang, Angklung Buhun KIM Saija Adinda Pager Kolot Kasepuhan Cisungsang Kabupaten Lebak. Setiap peserta membawakan salah satu tema pendidikan gratis, kesehatan gratis dan infrastruktur mantap. “Kota Cilegon tidak mengirimkan utusannya, sehingga pesertanya hanya 7 (tujuh), tandas Komari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertindak sebagai Juri dalam Festival Tersebut adalah Dr. Yoki Yusanto (pakar komunikasi budaya, Media Sucahya, M.Si. (Dosen Ilmu Komunikasi Unsera) dan Rudianto dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten. Adapun komponen penilaian adalah pesan-pesan pembangunan yang dibawakan, originalitas seni tradisional yang tumbuh dalam masyarakat Provinsi Banten, dan penampilan seperti kostum, kekompakan dan lain-lain.
Komari menjelaskan, pertunjukan media komunikasi tradisional masih efektif dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan. Pasalnya, media ini tumbuh dari dan dalam masyarakat. Selain itu, pelaku-pelaku media tradisional adalah masyarakat itu sendiri sehingga memiliki ikatan emosional yang tinggi dengan masyarakat sekitar. “Sehingga, mereka bisa menjadi komunikator pembangunan,” kata Komari.

komari juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan even tahunan yang tempat pelaksanaannya akan bergilir pada kabupaten/kota. Pada tahun, pertama kali dilaksanakan, bertindak sebagai tuan rumah adalah Kota Serang. Selanjutnya, lanjut Komari, ditentukan sesuai dengan kesediaan kabupaten/kota.
Smenetara itu, Kepala Bidang Diseminasi Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang, Yusrini, menyambut baik pelaksanaan Festival Pertunjukan Media Komunikasi Tradisional tersebut. Menurutnya, pemerintah harus terus melakukan inovasi dalam rangka penyebarluasan informasi pembangunan. Dan, tambahnya, saluran komunikasi tradisional merupakan salah satu media yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Untuk itu, Yusrini mengusulkan untuk kepada pemerintah membentuk forum pelaku pertunjukan media komunikasi tradisional, baik di kabupaten/kota maupun provinsi.

Usai seluruh peserta tampil, dewan juri mengumumkan daftar juara Festival Media Komunikasi Tradisional Tingkat Provinsi Banten yang disampaikan Dr. Yoki Yusanto. Tampil sebagai Juara I adalah Lenong Tangerang KSBT Kota Tangerang. Juara II adalah Reog Padepokan Seni Gema Wirahma Kab. Tangerang. Dan, Juara III adalah Ubrug Teater Agata SMAN 2 Pandeglang. Juara I selanjuthya akan mewakili Provinsi Banten sebagai peserta Festival Pertunjukan Media Komunikasi Tradisional Tingkat Nasional tahun 2019.

Sumber : KominfoProvinsiBanten

Berita Terakait

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka
Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang
Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR
Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Berita Terakait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:03 WIB

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Berita Terabru