Pemkab Tangerang Turun Tangan Atasi Banjir Pakuhaji Meski Kewenangan BBWS

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, kab. Serang – Banjir yang melanda Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, disebut-sebut akibat kurangnya perhatian dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyatakan hal ini pada Sabtu (26/7).
“Meluapnya saluran sekunder ini terjadi karena kurangnya kepedulian pihak BBWS, sudah kami laporkan,” ujar Iwan Firmansyah.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak tinggal diam. Meskipun Kali Sekunder Kedaung menjadi tanggung jawab BBWS, Iwan mengungkapkan bahwa Pemkab Tangerang mengambil inisiatif untuk membantu masyarakat. “Saluran sekunder Kedaung itu adalah kewenangan BBWS, tapi kan Pak Bupati atas desakan masyarakat. Dan hari ini sudah diturunkan alat berat akan disodet ke Cisadane,” jelasnya, menunjukkan upaya cepat tanggap Pemkab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain penanganan langsung di lapangan, Pemkab Tangerang juga berencana mengusulkan penanganan lebih lanjut kepada Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk penutupan bangunan liar dan pembersihan sampah.

Iwan menekankan bahwa penertiban bangunan liar menjadi ranah BBWS. “Bangunan liar akan kami usulkan kepada BBWS untuk dibongkar karena mereka yang mempunyai kewenangan. Pemda hanya bisa bantu, leading sector-nya ada di mereka, bukan di kami,” tegasnya.

Lanjut, Iwan menegaskan bahwa pihaknya terus mengingatkan BBWS mengenai dampak buruk yang dirasakan oleh warga Kabupaten Tangerang. “Kita ingatkan kepada mereka karena merugikan masyarakat Kabupaten Tangerang, walaupun pengelolaannya ada di pusat,” pungkas Iwan.

Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Unit Pengelola Irigasi (UPI) pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, Ema Irwa, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang diajukan.

Berita Terkait

Membantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong
Soto Ayam Khas Plered Purwakarta, Terlahir Tahun 1928
Afrizal SE DPRD Serang Bersama IKM Cikande Lakukan Pengalangan Dana Korban Longsor dan Banjir Sumbar
Bantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong: Mahasiswa Tolak Narasi DPRD Sebelumnya
Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf, Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN: Agar Pembangunan Pesantren Al-Khoziny Berjalan Tertib
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siap Wujudkan 3 Program Strategis
CMB Terangi Banten: Inisiasi Program Berbagi Lampu LED Bulanan untuk Masjid
Wamen Ossy Terjun ke Lokasi Bencana Sumut, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Cerita Warga Terdampak

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:56 WIB

Membantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong

Senin, 15 Desember 2025 - 20:22 WIB

Soto Ayam Khas Plered Purwakarta, Terlahir Tahun 1928

Senin, 15 Desember 2025 - 16:12 WIB

Bantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong: Mahasiswa Tolak Narasi DPRD Sebelumnya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:32 WIB

Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf, Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN: Agar Pembangunan Pesantren Al-Khoziny Berjalan Tertib

Sabtu, 13 Desember 2025 - 04:54 WIB

Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siap Wujudkan 3 Program Strategis

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:02 WIB

CMB Terangi Banten: Inisiasi Program Berbagi Lampu LED Bulanan untuk Masjid

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:33 WIB

Wamen Ossy Terjun ke Lokasi Bencana Sumut, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Cerita Warga Terdampak

Senin, 8 Desember 2025 - 18:34 WIB

Hakordia 2025, Banten Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui Visi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

index

Membantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong

Selasa, 16 Des 2025 - 08:56 WIB

index

Soto Ayam Khas Plered Purwakarta, Terlahir Tahun 1928

Senin, 15 Des 2025 - 20:22 WIB