“Pancasila In Action ‘’ Bangkit Berdaya Memulihkan Ekonomi Pasca Tsunami Selat Sunda

- Penulis

Kamis, 28 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang,-Tsunami Selat Sunda yang melanda pesisir Banten dan Lampung, menorehkan luka serta memberikan dampak kerusakan bagi masyarakat sekitaran pesisir Banten dan Lampung. Dompet Dhuafa bersama Bina Swadaya serta unsur masyarakat lain, dan didukung Radio Republik Indonesia menggelar acara peluncuran program “Pancasila In Action” Banten Bangkit Berdaya yang bertempat di Kantor RRI Banten, Jl. Lingkar Selatan, Kav. Puri, Ciracas, Kota Serang, Banten,Rabu (28/02/19).

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Ino S. Rawita dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada RRI Banten dan Dompet Dhuafa yang telah menginisiasi program ‘Banten Bangkit Berdaya’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Banten menyampaikan terima kasih kepada RRI Banten dan Dompet Dhuafa yang bekerja keras dalam melaksanakan program Banten Bangkit Berdaya dalam melaksanakan aksi kemanusiaan terhadap korban pasca gempa Selat Sunda”, tutur Pj. Sekda.

Dalam waktu yang sama drg. Imam Rulyawan MARS., selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa mengungkapkan bahwa korban bencana Selat Sunda masih membutuhkan bantuan dari masyarakat dalam hal pemulihan ekonomi untuk kembali seperti sedia kala.

“Para korban bencana tsunami Selat Sunda masih membutuhkan bantuan masyarakat untuk perbaikan ekonomi pasca bencana yang terjadi di pesisir Banten ini. Dompet Dhuafa bersama pemerintah dan semua kalangan akan selalu bekerjasama untuk memulihkan ekonomi masyarakat korban bencana. Sehingga mereka bisa bangkit seperti sediakala sebelum bencana terjadi,” ungkap drg. Imam Rulyawan MARS., selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa.

Baca Juga :121 Perusahaan di Banten Peroleh Penghargaan Zero AccidentDi tempat yang sama, inisiator dan Ketua Pembina Dompet Dhuafa, yang juga penggagas program “Pancasila in Action”, Parni Hadi mengatakan, apa yang dilakukan para relawan dan masyarakat pada umumnya dalam membantu korban bencana adalah aksi nyata dalam rangka imolementasi nilai-nilai Pancasila. “Jadi kita tidak sekedar banyak bicara tentang Pancasila tapi tidak melakukan apa-apa,” ujar Parni saat memberikan sambutan.

Di tempat yang sama, inisiator dan Ketua Pembina Dompet Dhuafa, yang juga penggagas program “Pancasila in Action”, Parni Hadi mengatakan, apa yang dilakukan para relawan dan masyarakat pada umumnya dalam membantu korban bencana adalah aksi nyata dalam rangka imolementasi nilai-nilai Pancasila. “Jadi kita tidak sekedar banyak bicara tentang Pancasila tapi tidak melakukan apa-apa,” ujar Parni saat memberikan sambutan.

Dalam acara ini juga diberikan secara simbolis bantuan masyarakat yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa, Bina Swadaya, dan RRI kepada penyintas bencana. Bantuan tersebut adalah pembangunan mushola di wilayah Sumur, Pandeglang, jaminan makan bulanan (jambu) dan 3000 paket sembako.

Pada acara “Pancasila In Action” Banten Bangkit Berdaya, bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam implementasi progam pemulihan di pesisir Banten, serta mengajak kepedulian sosial masyarakat pada masa recovery dalam ikhtiar menghidupkan perekonomian. Selain itu juga, terdapat beberapa acara dalam “Pancasila In Action” Banten Bangkit Berdaya seperti Talkshow dengan tema “Mengukur Semangat Kerelawanan di Banten”, Tanda Tangan Komitment Bersama Wujudkan Banten Bangkit Berdaya, Aksi penanaman pohon, serta Pembagian Sembako, Cek Kesehatan, Periksa Mata, Donor Darah, Service Motor Gratis dan Dapur Keliling.

TENTANG DOMPET DHUAFA

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welas asih) dan wirausaha sosial. Selama 25 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR

Sumber : Peliputanprovinsibanten

Berita Terakait

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Tinjau Kesiapan Kampus UNITOP dan Polytechnic Volunteer di Kabupaten Tangerang
Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat
Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth
Tak Kenal Lelah Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Turun Langsung Bersihkan Tumpukan Sampah Di Desa Patrasana
Kolaborasi Dinkes UTD PMI Kabupaten Tangerang dan Disnaker: Cek Kesehatan Gratis Digelar Peringati Hari Puncak Buruh Nasional 2026
Rayakan Puncak May Day 2026, 25 Ribu Buruh Tangerang Kumpul di Puspemkab Mancing 5 Ton Ikan Dan Gelar Bakti Sosial
Bupati Tangerang Harap Kampus Politeknik Ismet Iskandar Segera Dibangun Di Kabupaten Tangerang
Bupati Tangerang Jumling Di Kampung Besar Teluknaga

Berita Terakait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:52 WIB

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Tinjau Kesiapan Kampus UNITOP dan Polytechnic Volunteer di Kabupaten Tangerang

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:49 WIB

Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:44 WIB

Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth

Senin, 11 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Kenal Lelah Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Turun Langsung Bersihkan Tumpukan Sampah Di Desa Patrasana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:36 WIB

Kolaborasi Dinkes UTD PMI Kabupaten Tangerang dan Disnaker: Cek Kesehatan Gratis Digelar Peringati Hari Puncak Buruh Nasional 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:01 WIB

Rayakan Puncak May Day 2026, 25 Ribu Buruh Tangerang Kumpul di Puspemkab Mancing 5 Ton Ikan Dan Gelar Bakti Sosial

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:26 WIB

Bupati Tangerang Harap Kampus Politeknik Ismet Iskandar Segera Dibangun Di Kabupaten Tangerang

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:09 WIB

Bupati Tangerang Jumling Di Kampung Besar Teluknaga

Berita Terabru