Magot Putra Tangerang Solusi Mengelola Sampah ditengah Pandemi

- Penulis

Kamis, 2 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Sampah menjadi permasalahan yang klasik di kota-kota besar, baik sampah rumah tangga, sampah industri maupun sampah sisa makanan di pasar tradisional.

Kelompok Budidaya Magot Putra Tangerang di Desa Jengjing Kecamatan Cisoka mengelola sampah setiap hari sebanyak 7 toh hingga 10 ton. Sampah diambil dari pasar-pasar tradisional seperti Pasar Tigaraksa, pasar santiong Balaraja, Pasar Cisoka dan pasar Cikupa setiap harinya.

Sampah organik selain dijadikan pupuk, sampah dijadikan pakan magot yang nantinya menjadi nilai ekonomi yang mensuport sektor-sektor budidaya rumahan seperti pakan ternak, hingga pupuk yang nantinya menjadi bahan pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Setiap harinya magot tersebut menghabiskan 7 Samapi 10 ton sampah yang diambil dari pasar Cikupa dan pasar Tigaraksa,” ungkap Akbar Pengelola Magot Putra Tangerang di Desa Jengjing Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang saat Ekpose di Bapeda. Rabu,1/09/2021.

Proses magot dilakukan mulai dari pengembangbiakan lalat, bertelur menjadi larva selanjutnya magot terus berkembang biak dan diberi makanan sampah organik yang diambil dari pasar-pasar tradisional.

” Dalam satu pekan menghasilkan magot sekita 500-600 Kilogram magot yang siap di pasarkan ke wilayah Jabotabek,” tutur Akbar.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan budidaya maggot yang berkolaborasi dengan penanganan sampah sangat bermanfaat utnuk pemberdayaan masyarakat ditengah pandemi yang saat ini sektor perekonomian mengalami kontraksi.

” Pemkab Tangerang bekerjasama dengan kolompok budidaya magot putra Tangerang agar bagai mana menanggulangi sampah dimasyarakat menjadi nilai tambah dan kelestarian lingkungan terjaga,” kata Maesyal Rasyid.

Nantinya progres di wilayah kecamatan Jambe, lanjut sekda, akan kita jadikan budidaya bagot dengan pengelolaan sampah. Nantinya pemberdayaan kita lakukan, hingga menyerap tenaga kerja dilingkungan setempat.

” Rencananya sehari hingga 40 ton sampah yang dikelola, agar meringankan beban TPA Jatiwaringin dan pemberdayaan ekonomi dilingkungan,” tutur Sekda. ( Riska)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru