LKPM Banten Antisipasi Gerakan Isu SARA Paska Pemilu 2019

0
285

Penabanten.Com, Serang – Lembaga Kajian dan Pengembangan Masyarakat (LKPM) Banten menggelar Diskusi Publik dengan Tema ‘Menjaga Nilai-nilai Persatuan untuk Mengantisipasi Isu SARA’ yang diadakan di Kota Serang, Minggu (23/6/2019).

Hadir dalam dialog tersebut sebagai narasumber Ketua PMII Banten, Ahmad Solahudin, Ketua Majelis Pesantren Salafi (MPS) Banten, Martin Syarqowi dan Akademisi UIN Banten, Mahrus Ali.

“Berkaca pada Pemilu yang lalu, tidak sedikit isu SARA yang digemboskan oleh orang-orang tertentu untuk mencapai kekuasaannya,” kata Ahmad Solahudin.

Baca juga : Meriahkan Hari Bhayangkara ke 73, Polda Banten Gelar Gerak Jalan dan Senam Sehat

Sementara itu, dalam paparannya, Matin Syarqowi mengulas sejarah awal mula isu SARA masuk ke tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, dalang kerusuhan yang terjadi di muka bumi ini adalah iblis.

“Dalang semua kerusuhan adalah iblis. Siapapun manusia yang mempegaruhi untuk kejahatan, dia adalah iblis,” terangnya.

Narasumber lainnya, Mahrus Ali menegaskan, sebagai negara kesatuan, Indonesia yang memiliki 17 ribu pulau lebih dan enam agama yang diakui pemerintah, isu SARA yang dibawa ke tanah politik menjadi tidak terbendung.

“Agama di Indonesia ada enam, Islam, Katolik, Kristen, Konghuchu, Hindu dan budha yang seharusnya keyakinan inilah yang membuat nilai nilai persatuan Indonesia tetap terjaga,” pungkasnya.
(Red)

Tinggalkan Balasan