Kunjungi Panimbang, Jokowi Tinjau Program Tagana Masuk Sekolah dan Kampung Siaga Bencana

- Penulis

Senin, 18 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang-Presiden RI Joko Widodo didampingi Gubernur Banten Wahidin Halim kembali mengunjungi Kabupaten Pandeglang Banten, Kali ini presiden bersama Menteri Sosial Agus Gumiwang, Kepala BNPB Doni Monardo dan Kepala Staf Kepresidenan Moledoko mengunjungi program Tagana Masuk Sekolah (TMS) dan Kampung Siaga Bencana di (KSB) di Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang. Hadir juga Bupati Pandeglang Irna Narulita, Wakil Bupati Tanto W Arban, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah dan Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir. Senin (18/02/2019).

Tiba sekira pukul 08.45 WIB Presiden langsung mengunjungi SDN Panimbang Jaya I. Disana sedang ada program sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana dari kader Taruna Siaga Bencana (Tagana) kepada para siswa.

“Kalau ada gempa lindungi kepala, masuk kolong meja terus lari ke lapangan,” kata salah seorang siswa SD saat ditanya presiden tentang cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana gempa bumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tagana Masuk Sekolah adalah Kampung Siaga Bencana program yang digagas oleh Kementrian Sosial dan Dinas Sosial dalam membekali dan mengenalkan para siswa dan masyarakat terkait kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Program inipun mendapat apresiasi dan perhatian khusus dari Presiden Jokowi.

“Saya ingin memastikan bahwa mengedukasi dan mendidik anak-anak dan masyarakat dikampung ini berjalan benar, karena kita tidak tau kapan bencana itu datang,” kata Presiden dihadapan ribuan masyarakat Panimbang.

Baca Juga :Gubernur Banten Dampingi Menteri Agraria Berikan Sertifikat Pada Masyarakat

Menurutnya, wilayah Indonesia berada di cincin api dan sangat berpotensi terjadi bencana alam seperti gampa bumi, longsor, banjir, gunung meletus dan lainnya. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana itu sangat penting diketahui masyarakat.

“Yang paling penting kita siap dan Tagana akan terus melakukan sosialisasi ini dan memberikan pelajaran agar ana-anak lupa, juga siswa SMP, SMA, SMK dan semuanya termasuk masyarakat agar kita mengetahui bagaimana agar kita betul-betul siap menghadapi setiap bencana yang datang,” jelas Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, pendidikan tentang kebencanaan ini diharapkan dapat meminimalisasi timbulnya korban jiwa.

“Tadi kita tes ke anak yang sudah (dididik), saya kira menangkapnya cepat dan bisa mempraktikkan,” katanya.

Menteri Sosial Agus Gumiwang mengatakan, adanya program TMS dan KSB diharapkan semakin banyak siswa dan masyarakat yang faham akan kondisi lingkungan dan daerah rawan bencana serta bagaimana bisa selamat saat bencana terjadi.

“Masyarakat merupakan pihak pertama yang berhadapan langsung dengan bencana. Keberhsilan mitigasi bencana dengan demikian sangat bergantung kepada pemahaman dan kesiapsiagaan dari masyarakat itu sendir,” jelas Agus.

Agus menyebutkan pendidikan kebencanaan oleh Tagana diselenggarakan di 55 sekolah di seluruh Kabupaten Pandeglang yang mengikutsertakan 5.500 siswa dan 276 guru mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Sumber : Peliputanprovinsibanten

Berita Terakait

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat
Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi
Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan
Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin
Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terakait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terabru