KPM Program Sembako Didesa Pasirkadu, Perdana Dan Karyasari Bukan Dari Keluarga Miskin: Pemerintah Harus Tau

Sabtu, 8 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Bantuan sosial pangan Program Sembako seyogyanya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari keluarga miskin dan rentan dimana tujuannya untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dan rentan tersebut dalam memenuhi kebutuhan pangannya.

Namun, realitanya potret KPM Program Sembako di Desa Pasirkadu Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten justru dinikmati oleh kelompok masyarakat berpenghasilan lebih dari cukup alias para pengusaha sembako. Hal itu diketahui dari hasil investigasi wartawan dilapangan.

Sejumlah kelompok masyarakat mampu penerima program sembako yang sebelumnya dikenal masyarakat luas BPNT salah satunya “E” yang namanya diinisialkan tidak lain adalah pemilik warung sembako di wilayah desa Pasirkadu.

Padahal Program bantuan sosial pangan yang sebelumnya merupakan Subsidi Rastra, dan mulai ditransformasikan menjadi Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) pada 2017 di 44 kota terpilih diprioritaskan untuk masyarakat miskin.

Sontak sejumlah masyarakat mampu penikmat dana bantuan bagi masyarakat miskin mendapat sorotan terutama pemilik warung sembako dengan inisial “E” yang seharusnya tidak masuk kepada penerima program.

“Masa, pemilik warung sembako mendapatkan program sementara masyarakat yang justru masuk dalam kategori tidak menerima, bagaimana pemerintah desanya?,” terang Sarkum warga Pasirkadu yang namanya disamarkan.

Bukan hanya itu hasil investigasi tim di lapangan di temukan pemerintah desa diduga masuk dalam daftar pemenang program sembako BPNT, hal ini bisa di buktikan atau di cek data BNBA dan kroscek langsung ke desa-desa tersebut.

Sementara pihak desa sampai saat ini belum ada yang bisa di konfirmasi .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Red

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terbaru