Korban Investasi Bodong Bertindak Lagi

Selasa, 9 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Para korban investasi bodong nekat mendatangi tempat kerja suami terduga pelaku DRU (28) di kawasan Jakarta Timur pada Senin (08/05/23).

Para korban yang berdomisili dari Jakarta dan Bekasi ini menggeruduk kantor TW yang bekerja di Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur, Divisi Dinas Pendidikan Paud Wilayah 1.

Kedatangan Korban Investasi Bodong untuk meminta kejelasan uang mereka yang telah disetorkan kepada DRU dengan dalih investasi.
Terjadi dialog antara para korban dengan suami terduga pelaku dikantornya itu. Namun, lagi-lagi para korban tidak mendapat kejelasan.

Suami DRU masih mengelak bahwa sang istri bukanlah terduga pelaku melainkan sama-sama korban karena ia merasa hanya menjadi admin saja dan TW keberatan karena para korban harus menekan dan memintanya bertanggung jawab untuk mengembalikan uang mereka.

“Intinya kita kesini secara baik-baik nggak gradak gruduk, kita masih punya hati, kita gatau diluar sana orang akan lakuin apa.” Ucap salah satu korban H (29) saat mendatangi kantor suami terduga pelaku DRU.

“Tolong sampaikan ke dia, cepet ambil sikap jangan bertele-tele, harus ada action. Harus ada plan dan jangan berlarut kecuali kalau memang udah pada siap dipenjara yaudah gapapa gausah gaada plan apapun,” tegas H menitipkan pesan untuk DRU kepada TW selaku suami.

Sebelumnya, puluhan korban juga sudah beberapa kali mendatangi kediaman DRU yang berlokasi di Wisma Jaya Bekasi Timur sampai ke kediaman Ibunda DRU yang masih satu wilayah dengan kediaman DRU saat ini. Mereka meminta pertanggungjawaban keluarga DRU atas investasi yang dijanjikan.

Bukan hanya mendatangi kantor suaminya, para korban yang merasa kecewa dan belum puas dengan jawaban DRU, kemudian menyematkan karangan bunga di depan rumah DRU.

– Hae

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terbaru