Klarifikasi Kepala Desa Sindangheula Terkait Isu Pencopotan Kasi Pelayanan

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang — Kepala Desa Sindangheula, Suheli S.Kom.I, didampingi Ketua BPD Amin Rohani, memberikan klarifikasi terkait tuntutan pencopotan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan. Tuntutan tersebut muncul setelah Kasi Pelayanan dituduh mengabaikan seorang warga dalam program Gebyar Layanan Disdukcapil pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Pemerintah Desa Sindangheula menyampaikan apresiasi atas kritik yang disampaikan masyarakat. “Kritik adalah obat yang baik untuk peningkatan pelayanan desa, itu dijamin oleh undang-undang. Kami berterima kasih,” ujar Suheli.

Namun, ia juga berharap kritik yang disampaikan bersifat membangun dan tidak tendensius. Menurutnya, pemerintah desa membutuhkan kontrol sosial yang konstruktif untuk memajukan desa. “Kami yakin, kritik yang membangun akan menuntun pemerintahan desa yang lebih maju ke depannya,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran Pemerintah Desa dalam Program Gebyar Layanan Disdukcapil
Suheli menjelaskan bahwa program Gebyar Layanan Disdukcapil merupakan kolaborasi antara Pemerintah Desa Sindangheula dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang. Program ini bertujuan mempercepat pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KIA, KTP, akta kelahiran, dan Kartu Keluarga (KK).

“Kami Pemerintah Desa Sindangheula dipercaya oleh Disdukcapil untuk berkolaborasi. Perlu diketahui, dalam kegiatan ini kami hanya bertugas menyediakan tempat. Sementara aktivitas pelayanan, seperti penyerahan berkas, langsung ditangani oleh petugas Disdukcapil Kabupaten Serang,” jelas Suheli.

Terkait isu pelayanan yang diabaikan, ia menuturkan bahwa Kasi Pelayanan sebetulnya sudah menjelaskan kepada warga tersebut bahwa pemerintah desa hanya berfungsi sebagai “jembatan pelayanan”. Dokumen yang belum selesai pada hari itu akan tetap diproses, namun membutuhkan waktu. “Saat itu, kami juga sedang menunggu informasi dari Disdukcapil terkait pelayanan kepada warga lainnya yang juga belum selesai,” ungkapnya.
Tudingan Mengabaikan Warga karena Candaan

Kasi Pelayanan berinisial NY, yang juga hadir dalam klarifikasi, menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman. Saat itu, warga yang bersangkutan merasa terburu-buru dan meminta agar Kartu Identitas Anak (KIA) miliknya segera dicetak.
NY menyarankan warga tersebut untuk menanyakan langsung kepada pihak Disdukcapil, yang disebutnya sebagai “bahasa becanda” karena ia menganggap warga tersebut sebagai teman. Namun, candaan itu justru memicu pemberitaan yang menudingnya mengabaikan pelayanan.

Pemerintah Desa Sindangheula menyayangkan pemberitaan tersebut karena mereka merasa telah berupaya memberikan pelayanan terbaik. “Terbukti, saat desa-desa lain tidak ada program gebyar layanan Disdukcapil, desa kami selalu siap bekerja sama dengan siapa pun,” pungkasnya. Pihaknya mengakui bahwa kekurangan dalam pelaksanaan selalu ada dan akan menjadi pelajaran untuk perbaikan di masa depan.

Berita Terakait

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terakait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terabru