Ketua KONI Kota Serang di Tuding Sunat Anggaran Pengurus

Senin, 22 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kota serang – KONI Kota Serang kembali menjadi sorotan setelah pelaksanaan Musyawarah Olahraga yang ditengarai melanggar aturan kini merebak dugaan pemotongan anggaran pembinaan dan gaji pengurus KONI selama periode kepemimpinan DA.

Kegerahan anggota KONI Kota Serang atas berbagai pemotongan anggaran yang terjadi selama ini terkuak dalam audensi pengurus cabang olahraga (pengcab) dan pengurus KONI Kota Serang dengan jajaran pimpinan KONI Provinsi Banten beberapa waktu lalu.

Dipaparkan oleh Joe manalu Ketua Cabang Olahraga Karate Kota Serang yang sekaligus sebagai pengurus KONI Kota Serang, bahwa tradisi pemotongan telah berlangsung selama kepemimpinan DA dan berlaku bagi anggota (pencab) dan pengurus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sebagai pengurus gaji saya dipotong sampai 40% setiap penerimaan dan sebagai pengurus karate anggaran pembinaan yang dicairkan masih diminta juga cash backnya 30 sampai 40 persen disetiap pencairan, dan saya tahu ini bukan saya saja yang merasakan tapi semua anggota merasakan tetapi mereka tidak berani ungkapkan,” papar Joe. ( 19/07/19)

Selanjutnya Joe Manalu menitik beratkan adanya perubahan dan suasana baru di KONI Kota Serang, dan tidak mengakui keabsahan Musorkot dan hasilnya yang dilaksanakan di Bogor beberapa waktu lalu.

Baca Juga : KONI Kota Serang diduga terapkan Upeti kepada Cabor

“Kalau saya pribadi ingin perubahan demi kemaslahatan olahraga dikota serang, kami disini bersama-sama ingin menyelamatkan KONI Kita Serang dan masyarakat olahraganya dari praktek-praktek negatif selama ini yang dilakukan oleh mereka yang sepihak dan arogan, jadi musorkot yang mereka lakukan kemarin kami tolak dan tidak akui hasilnya.” tegasnya

Dilansir dari obrolan via Whastup group #savekonikotaserang didapat pengakuan ketua KONI Kota Serang yang mengakui pemotongan tersebut demikian dialog yang beredar tersebut berbunyi.

JM : Ass slmt PGI bg pas, mohon ijin bg dengan rasa bangga kami tetap mendukung ABG sebagai calon KONI kedepan tetapi ada pesan dari kita Pengurus yg mungkin kita bisa perbaiki bg sama-sama.
1. transparansi pemberian dana pembinaan yg sesuai great atau prestasi cabor
2. pemberian dana pembinaan yg tidak ada potongan bg sehingga takut menimbulkan masalah dikemudian hari
3 dana honorium pengurus harus juga jangan banyak dipotong sampai 50% takut menjadi sorotan.

DA : kalau dana pengurus ga dipotong….
dari mana kita bayar hutang,ngasih exekutif,bayar talangan…

Pada waktu yang sama disampaikan pula oleh Gholib yang mendapat kuasa dari seluruh pengcab yang menolak musorkot akan melakukan langkah lanjut dan membawa permasalahan tersebut keranah Badan arbitrase olahraga republik Indonesia (BAORI)

“Setelah konsultasi dengan KONI Provinsi Banten kami mendapat restu untuk melanjutkan permasalahan ini ke BAORI karena ada pelanggaran AD/ART dalam pelaksanaan musorkot KONI Kota Serang beberapa waktu lalu, secepatnya kami akan ajukan.” Kata Gholib. (Red)

Berita Terkait

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa
Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta
Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri
Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi
Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib
Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WIB

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:20 WIB

Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:08 WIB

Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:46 WIB

Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:09 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong

Sabtu, 10 Januari 2026 - 04:57 WIB

Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:33 WIB

Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW

Berita Terbaru