Penabanten.com, Cilegon – Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana S.I.K., M.H. bersama Forkopimda Cilegon melakukan pengecekan genangan air di beberapa titik lokasi yang berada di wilayah Cilegon. Senin (27/1/2020)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Cilegon, Dandim 0623 Cilegon, Ketua DPRD Kota Cilegon, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cilegon, Kabagops Polres Cilegon, Kasat Intelkam Polres Cilegon dan Kapolsek Pulomerak.
Sasaran pengecekan genangan air dilakukan di sepanjang ruas jalan akses masuk pintu Tol Cilegon Barat Link. Ciore Waseh Kel. Kotasari Kec. Grogol, Kantor Kelurahan Kotasari dan Link. Masigit Kel. Kotasari Kec. Grogol yang mana hal tersebut dampak dari hujan yang mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya beberapa hari belakangan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyikapi hal tersebut Kapolres Cilegon bersama dengan Forkopimda Cilegon terjun langsung ke lokasi di sejumlah titik genangan air sekaligus melakukan tindakan normalisasi pada penyebab terjadinya genangan air oleh tenaga ahli yang sudah di persiapkan.
Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana S.I.K., M.H. melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H, kepada awak media menyampaikan hujan yang mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya beberapa hari ini, berakibat banyaknya genangan air di berbagai ruas jalan dan lokasi lainnya di wilayah Cilegon Prov. Banten.
“Kegiatan pengecekan dan penangangan langsung terkait adanya genangan air tersebut di lakukan guna memberikan rasa aman kepada para pengendara baik R2 dan R4 dan mengantisipasi adanya korban bagi para pengendara akibat aquaplaning atau genangan air yang berada di beberapa titik ruas jalan, karena efek aquaplaning atau genangan air bisa membuat kendaraan kehilangan traksi dan menyebabkan hilang kontrol” jelas Edy.
Lanjut Edy menyampaikan dari hasil kegiatan tersebut berjalan aman dan beberapa lokasi sepanjang ruas jalan akses pintu Tol Cilegon Barat, Kantor Kelurahan Kotasari dan Link. Masigit Kel. Kotasari Kec. Grogol yang terdapat genangan air saat ini sudah mulai surut dan dapat di lalui oleh kendaraan. (BidHumas).











