Forum Jamsos Ingatkan Direksi BPJS TK Waspadai Ketahanan Dana Jamsos Akibat Perang Iran-AS

- Penulis

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Jakarta — Forum Jamsos lintas Federasi dan Konfederasi Pekerja dan Buruh ingatkan Direksi dan Dewas BPJS Ketenagakerjaan (TK) waspadai menurunnya ketahanan dana Jamsos akibat perang Iran vs Amerika yang terus berlangsung.

“Konflik yang terus berlanjut antara Iran dan Amerika Serikat (AS) pada tahun 2026 memiliki korelasi langsung dan signifikan terhadap ketahanan dana BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK),” tegas Koordinator Forum Jamsos, KRH.HM.Jusuf Rizal, SH kepada media di Jakarta.

Menurut Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo itu, dampak utamanya merambat bisa melalui jalur volatilitas pasar keuangan dan stabilitas sektor riil (ketenagakerjaan) di Indonesia. 

Berikut disampaikan Jusuf Rizal, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) korelasi ketahanan dana BPJS TK dengan perang Iran vs Amerika Serikat

Pertama, berdampak pada Investasi dan Hasil Pengembangan Dana (Yield)
BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana ratusan triliun rupiah yang ditempatkan di berbagai instrumen (SBN, saham, obligasi, deposito). 

• Volatilitas Pasar Modal: Konflik Iran-AS memicu ketidakpastian global, menyebabkan investor asing melakukan capital outflow (penarikan modal) dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Hal ini berpotensi menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang dapat menurunkan nilai investasi BPJS Ketenagakerjaan di sektor saham.

• Tekanan pada Obligasi: Kenaikan harga minyak dunia akibat krisis ini berisiko memicu inflasi tinggi dan memaksa Bank Indonesia mempertahankan suku bunga tinggi, yang dapat menekan harga obligasi (instrumen portofolio terbesar BPJS TK).

Kedua, kemungkinan bisa terjadi lonjakan Klaim Akibat PHK (Sisi Kewajiban) Korelasi langsung lainnya adalah meningkatnya risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

• Gangguan Ekonomi Global: Konflik Iran-AS mengganggu jalur pasokan energi (Selat Hormuz) dan memicu inflasi biaya hidup.

• PHK Imbas Konflik: Lonjakan harga energi dan ketidakpastian ekonomi global membuat perusahaan melakukan efisiensi, yang berdampak pada meningkatnya kasus PHK di Indonesia.

• Klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP): Lonjakan PHK memaksa BPJS Ketenagakerjaan membayarkan klaim manfaat JKP dan Jaminan Hari Tua (JHT) lebih besar dari biasanya, yang menuntut ketersediaan likuiditas yang tinggi. 

Namun kedepan akibat perang Iran vs AS yang berkelanjutan menurut Forum Jamsos akan dapat meningkatkan risiko penurunan hasil investasi (karena volatilitas pasar) sekaligus meningkatkan beban klaim (karena PHK).

“Direksi dan Dewas harus memiliki kiat menjaga ketahanan dana Jamsos. Punya strategi yan jitu, jangan sampai klaim terhadap produknya gagal bayar,” tegas Jusuf Rizal, salah satu tokoh terkemuka Madura, Ketum Ormas Madas Nusantara itu

Berita Terakait

Warga Curiga Tebang Pilih, Lapak Besi Tua Lolos Saat Bangunan Lain Dibongkar
Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN
Pekerja Tidak Kenakan K3 Pembangunan Gapura di kutabumi RW 21
Proyek pos jaga di RW 04 kelurahan kuta baru Diduga  Tidak bertuan.
Perkuat Karakter Qur’ani Generasi Muda, Pemkab Tangerang Sosialisasikan Program Tilawah Gemilang 2026
Istri Almarhum Joni Iskandar Tunjuk Kuasa Hukum untuk Usut Tuntas Kematian Suami
Heboh ribuan supporter dari kelompok The Jakmania Kab Serang merayakan Anniversary Di Lapangan PT Arka Putra, 50 Santunan Diberikan
Sempat Bungkam Tiga Hari, Kapolsek Cikande Baru Beri Klarifikasi Setelah Kasus Penipuan Outsourcing Viral

Berita Terakait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:51 WIB

Warga Curiga Tebang Pilih, Lapak Besi Tua Lolos Saat Bangunan Lain Dibongkar

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:33 WIB

Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:02 WIB

Pekerja Tidak Kenakan K3 Pembangunan Gapura di kutabumi RW 21

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Proyek pos jaga di RW 04 kelurahan kuta baru Diduga  Tidak bertuan.

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perkuat Karakter Qur’ani Generasi Muda, Pemkab Tangerang Sosialisasikan Program Tilawah Gemilang 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:17 WIB

Istri Almarhum Joni Iskandar Tunjuk Kuasa Hukum untuk Usut Tuntas Kematian Suami

Senin, 8 Juni 2026 - 21:46 WIB

Heboh ribuan supporter dari kelompok The Jakmania Kab Serang merayakan Anniversary Di Lapangan PT Arka Putra, 50 Santunan Diberikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:03 WIB

Sempat Bungkam Tiga Hari, Kapolsek Cikande Baru Beri Klarifikasi Setelah Kasus Penipuan Outsourcing Viral

Berita Terabru