Dicap PDP Oleh Tim Covid-19 RSUD Balaraja, Keluarga Asal Jayanti Akan Tempuh Jalur Hukum.

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang, – Setelah RSUD Balaraja memvonis (MG) warga Jayanti dengan status PDP, dan meninggal dunia yang juga kini berimbas pada ketiga anaknya.

Sang anak kini di kucilkan dan di jauhi oleh para teman dan tetangganya lantaran sang ibu (MG) meninggal dunia dengan status PDP.

Alamsyah warga Jayanti tidak sependapat dengan status PDP yang di kenakan kepada warga Jayanti tersebut, karena jelas hasil diagnosa atau riwayat penyakit, sang ibu mengalami penyakit jantung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasien mempunyai rekam medis penyakit jantung, dan aneh kenapa masuk pasien dalam pengawasan (PDP), sehingga ketika meninggal dunia, si pasien menimbulkan keresahan di masyarakat sekitar pasien, dan berimbas kepada ketiga anaknya MG,”katanya, Selasa (9/6/2020).

Alasmyah yang juga ketua umum LSM GERAM menambahkan bahwa menurut pengakuan anak pasien, disaat sedang kritis, dokter jaga RSUD Balaraja tidak sedang dalam bertugas untuk menjaga pasien.

“Jelas ini sudah melanggar UU no 44 tahun 2009 tentang rumah sakit yang sudah mengatur tentang hak-hak pasien, karena selain pasien mempunyai hak memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur dan tanpa diskriminasi, dan di UU tersebut juga dalam huruf (q) jelas menyebutkan hak-hak pasien jelas, dan pasien mempunyai hak menggugat dan atau menuntut rumah sakit baik secara perdata ataupun pidana,”jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan dalam waktu kedepan dirinya dan keluarga pasien akan melaporkan pihak RSUD Balaraja kepada kepihak kepolisian

“Tadi sempat audensi dengan pihak RSUD Balaraja, namun saya kurang puas, karena tidak di perlihatkan secara data, hanya bicara saja,”pungkas Alamsyah

Sementara, Direktur  RSUD Balaraja Kabupaten Tangerang Reniati mengungkapkan bahwa pihaknya dalam menentukan dan menegakan diagnosa ada dasarnya, apalagi dalam penentuan pasien PDP (Pasien Dalam Pengawasan) telah sesuai dengan prosedur.

Dalam penentuan pasien sehingga berstatus PDP sudah sesuai prosedur dan  pasien tersebut kemudian  dirawat di ruang isolasi,  meskipun kemudian diketahui hasil swab test nya (PCR) negatif,” jelas Reniati saat menerima kunjungan keluarga korban yang menanyakan alasan kenapa pasien di tetapkan PDP.

Dilanjutkan dr Reni, pihaknya memahami sekali apa yang dirasakan oleh pihak keluarga korban karena dengan cara pemakaman yang tidak lazim, yaitu  protokol kesehatan.  Masyarakat juga perlu diberikan penjelasan supaya paham betul apa dan kenapa di makamkan dengan protokol kesehatan.

“Tentu saja kami turut prihatin atas  apa yang menimpa keluarga korban. Setelah  korban meninggal dan hasil swab  dipastikan bukan karena positif Corona,  hanya saja baru statusnya PDP cuma stigma di masyarakat kalau sudah di isolasi seolah-olah pasien positif Corona. Padahal itu bukan, hanya Pasien Dalam Pengawasan,” tutur Direktur RSUD Balaraja.
(Mad Sutisna)

Berita Terakait

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya
Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang
Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum
Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran
LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI
Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke
Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terakait

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:34 WIB

Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:14 WIB

Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:56 WIB

Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:48 WIB

LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:10 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI

Senin, 21 April 2025 - 19:23 WIB

Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke

Selasa, 1 April 2025 - 14:54 WIB

Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terabru