Di Kabupaten Tangerang 2 Pasien PDP Covid-19 Meninggal

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang,–Juru bicara gugus tugas Covid-19 Pemkab Tangerang dr Hendra Tarmizi menyampaikan hari ini 2 pasien PDP Covid-19 meninggal rujukan 2 rumah sakit swasta berbeda.

“Hari ini ada dua pasien PDP Covid-19 yang meninggal di rumah sakit yang berbeda,” kata dr Hendra Tarmizi kepada Humas gugus tugas Covid-19 Pemkab Tangerang.

Pasien yang pertama yang meninggal berjenis kelamin perempuan sekitar pukul 8.30 Wib, rujukan dari RS Metro Hospitals Cikupa Kabupaten Tangerang karema PDP Covid19, warga Desa Bojong Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasien tersebut memiliki penyakit bawaan yaitu Infeksi otak,” kata dr Hendra Tarmizi yang juga menjabat Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Pasien yang meninggal PDP covid-19 kedua yaitu rujukan dari RS Mayapada Hospitals Kota Tangerang, sekitar pukul 13.30 Wib adalah warga Desa Sasak Kecamatan Mauk.

“Kami rencana besok hari Minggu tanggal 10 Mei 2020 akan melaksanakan tracing kasus di keluarga yang PDP, semua keluarga akan di rapid test dulu untuk menentukan apakah ada penularan atau tidak,” ujar hendra.

Iwan Firmansyah Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang menambahkan dua pasien PDP covid-19 yang meninggal tersebut telah dimakamkan di TPU Buni Ayu Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tabgerang.

“Tadi petugas pemakaman Dinas Perkim sudah memakamkan dua pasien PDP Covud-19 yang meninggal di 2 rumah sakit swasta yang berbeda,” kata Iwan Firmansyah.

Ia lanjutkan, pemakaman dua pasien PDP Covid-19 dilakukan di waktu yang berbeda, siang hari warga kecamatan Cikupa dan warga Mauk di kuburkan sore hari.

“Pemakamannya di TPU Buni Ayu milik Pemkab Tangerang di lakukan secara protokol Covid-19 atas persetujuan kedua keluarga,” ucap Iwan. Rs

(Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang)

Berita Terakait

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya
Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang
Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum
Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran
LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI
Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke
Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terakait

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:34 WIB

Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:14 WIB

Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:56 WIB

Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:48 WIB

LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:10 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI

Senin, 21 April 2025 - 19:23 WIB

Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke

Selasa, 1 April 2025 - 14:54 WIB

Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terabru