Dana Desa Terindikasi Bermasalah, Ketua BPD Ngaku Tidak Pernah Dilibatkan

Minggu, 16 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Pembangunan Proyek Perkerasan jalan desa menuju kampung Cikeusik geblug tahun anggaran 2022 terbengkalai
Kondisi jalan perkerasan dan pengecoran/ Rambat beton tahap satu dan tahap dua, di Desa Tanjungan kecamatan cikeusk kabupaten Pandeglang provinsi Banten, yang bersumber dari DD tahun anggaran 2022, (Dokumen foto penabanten.com, Minggu 15 April 2023 )


Pengelolaan Dana Desa (DD), Desa Tanjungan Kecamatan Cikeusik Pandeglang provinsi Banten, kian menarik untuk disimak. Dana Desa yang semestinya digunakan untuk kepentingan masyarakat sampai saat ini belum di bangunkan.

Informasi terhimpun, di tahun anggaran 2022 lalu Pemdes Tanjungan mengalokasikan ratusan juta dana desanya untuk kegiatan pembangunan fisik di desanya. Hanya saja, hingga tahun anggaran berakhir, kegiatan pembangunan fisik yang bersumber dari DD itu disinyalir tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Kades. Bahkan kuat dugaan dana desa yang semestinya digunakan untuk pembangunan desa itu digunakan untuk urusan lain oleh Kades.

Terkait informasi tersebut, awak media mencoba mengkonfirmasi BPD (Badan Permusyawaratan Desa) setempat yang salah satu fungsinya melakukan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa. Menariknya, BPD setempat mengaku tidak tahu menahu tentang perkara tersebut. Bahkan, dia mengaku tidak tahu menahu tentang APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) di desanya. Dia menyebut, APBDes tahun 2021/ 2022 di desanya telah disahkan oleh BPD sebelumnya, sementara BPD yang menjabat saat ini ketua BPD yang dilantik setelah penetapan APBDes.

“Kami tidak tahu menahu dan kurang dilibatkan oleh kepala desa tentang APBDes tahun 2021/2022 masalahnya, APBDes apalagi bangunan saya tidak tau apa-apa ” ungkapnya

Selanjutnya, dia juga mengaku sudah sering menanyakan dan meminta rincian APBDes kepada kepala desa sebagai pegangan untuk melakukan pengawasan sebagaimana fungsinya (BPD, red), tapi permintaannya itu tidak pernah digubris oleh kepala desa. Dia menilai, kepala desa berikut perangkat desa sangat tertutup terkait pengelolaan keuangan desa sehingga BPD tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

“Kami tidak pernah dilibatkan, kami juga tidak pernah diberi informasi terkait kegiatan di desa. Jadi, masalah pembangunan fisik yang terbengkalai itu kami juga tidak tahu,” cetusnya.

Sementara itu, Camat Cikeusik Wahyu, saat dikonfirmasi baru-baru ini tidak menampik akan kebobrokan pengelolaan keuangan di desa Tanjungan.Camat dengan lantang menjelaskan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat teguran kepada kepala desa dua Minggu yang kalau untuk segera pisik tahun anggaran 2022 segera di selesaikan.

“Informasi yang saya dapat dari keterangan Kades, dia beralasan bahwa kondisi jalan yang membuat terhambat untuk mengirim bahan material ke lokasi tersebut” beber camat.

Camat juga mengakui, pekerjaan fisik di Desa Tanjungan Kecamatan Cikeusik, masih terbengkalai, terutama pekerjaan pembangunan perkerasan jalan ke kampung Cikeusik geblug desa Tanjungan Bahkan menurut pantauannya progres pekerjaan tersebut masih belum di selesaikan.

Sementara pihak DPMPD kabupaten Pandeglang, Doni mengatakan pihaknya sudah memberikan teguran kepada pihak kecamatan dan pihak desa agar pembangun yang di damai oleh dana desa segera di selesaikan di taya soal pencairan dana desa tahun 2023 pihak DPMPD juga menjelaskan bahwa mekanisme pencairan masing-masing desa harus menyelesaikan pisik tahun 2022 tahap dua.

” Saya sudah melakukan teguran kepada desa tersebut untuk segera menyelesaikan bangunan apalagi di tahun 2022 yang seharusnya sudah di selesaikan ” ungkap Kepala DPMPD ke awak media melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Tanjungan, belum memberikan tanggapan apa-apa alias bungkam.


(Ron)

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terbaru