Dampak Tsunami, WH Bangun Kembali Rumah Dipandeglang

Rabu, 16 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, pandeglang – Gubernur Provinsi Banten Dr. H. Wahidin Halim M.Si akan bangun 1033 rumah yang rusak akibat tsunami di Kabupaten Pandeglang, hal tersebut disampaikan Gubernur saat melakukan Road Show pasca Tsunami di Banten, jika sebelumnya Gubernur beserta rombongan menyerahkan bantuan paket seragam sekolah kepada siswa/I, selanjutnya Gubernur Banten memberikan bantuan untuk perbaikan Kantor Desa terdampak, Rabu (16/1) bertempat di Kantor Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Gubernur menyatakan jika selain sarana prasarana dan fasilitas sosial, pihaknya juga akan memberikan bantuan untuk perbaikan kantor desa terdampak masing–masing sebesar 50 juta rupiah. Terdapat beberapa Nanti Reda diantaranya Desa Panimbang Jaya, Desa Mekarjaya, Desa Gombong, Desa Mekarsari, Desa Citeureup, Desa Tanjungjaya di kecamatan Panimbang, kabupaten Pandeglang.

Bantuan diberikan secara langsung oleh Gubernur Banten, didampingi Wakil Gubernur Provinsi Banten H. Andika Hazrumy, S. Sos, M.AP, PJ Sekda (Sekertaris Daerah) Provinsi Banten Ino S. Rawita, Bupati Kabupaten Pandeglang Irna Narulita, Komandan Kodim 0601 Pandeglang Letkol Inf Denny Juwon Pranata serta ASN Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang yang turut hadir dalam acara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur dalam kesempatan itu, mengatakan kepada para korban dan seluruh masyarakat yang ada di sekitar bencana tsunami jika Pemerintah Provinsi Banten akan selalu hadir dalam masalah apapun yang melanda warganya. “Kita akan selalu bersama dan kami ikut merasakan apa yang dirasakan oleh saudara saudara sekalian,” ujar Gubernur.

Baca Juga : Gubernur Banten Salurkan Ribuan Seragam Sekolah ke Pandeglang

Selain itu Gubernur meminta OPD terkait agar segera mendata secara rinci dan menginventarisir kerugian yang diderita oleh masyarakat guna menghitung jumlah bantuan yang dibutuhkan. Bantuan untuk seluruh rumah baik yang rusak ringan, sedang, dan parah maupun total rusak. “Jangan ada yang terlewat. Supaya bisa dirinci dan selesai semua”, ujar Gubernur Banten.

Diketahui usai ditutupnya tanggap bencana tsunami oleh Pemerintah Provinsi Banten hingga 9 Januari 2019 kemarin, Gubernur Banten Wahidin Halim langsung memimpin rapat seluruh OPD dan melakukan cross cek langsung guna memastikan seluruh Korban bencana tsunami telah mendapat perawatan maksimal. Pemprov Banten juga telah menyelesaikan pembayaran secara penuh dibeberapa rumah untuk para korban yang telah ditangani di hampir 16 rumah sakit swasta dan negeri, sebagaian besar para korban yang dirawat kebanyakan telah kembali ke rumahnya masing masing.

Gubernur menyampaikan, data terakhir para korban sudah tertangani dengan telah kembali ke rumah sebanyak 463 orang. Pemerintah provinsi Banten setelah pasca tanggap bencana akan melakukan perbaikan rumah penduduk yang terkena bencana Tsunami baik yang rusak total maupun yang rusak berat. “Ada sebanyak 717 unit untuk yang rusak total dan berat, pembangunannya akan menggunakan dana APBD Pemprov serta dana rekontruksi dari kementerian PUPR, begitu pula untuk perbaikan rumah sedang dan ringan. Kalau Untuk hunian sementara (Huntara) yang tersebar di berbagai wilayah sudah dan sedang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan, bahwa Bantuan kebutuhan bagi korban tsunami tetap akan disalurkan, dan seluruh Posko Bantuan walaupun telah ditutup bersamaan akhir masa darurat bencana.

Bupati Kabupaten Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terimakasih atas dukungan dan bantuan dari Provinsi Banten kepada korban bencana tsunami di Pandeglang. Bupati menyampaikan, rumah yang rusak hasil validasi sebanyak 1033, terdiri dari 209 rusak ringan, 115 rusak sedang, rusak berat 162, dan rusak total sebanyak 547. “Bantuan dari Provinsi banten bukan kali ini saja, dari awal bencana juga sudah hadir bersama kami di lapangan. Dan untuk rumah rusak ringan nanti akan dibantu juga oleh Pemerintah Provinsi Banten,” ujar Bupati.

Selanjutnya Bupati Menyampaikan data pengungsi korban tsunami saat ini 2.645 jiwa dari 33 ribu pengungsi dari awal kejadian. Jumlah ini, merupakan update update tanggal 10 Januari. “Mereka saat ini memang ada yang berdiam di ponpes, peribadatan, dan keluarganya. Mereka sudah tidak sabar, agar huntara segera selesai. 100 unit huntara di Kecamatan Sumur sudah hampir terbangun, selanjutnya akan beralih ke Labuan, kami sudah mengusulkan, ” ujar Bupati, (Red)

Berita Terkait

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat
Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat
Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD
Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif
Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait
Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura
Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:00 WIB

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:56 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:29 WIB

Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:48 WIB

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:44 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:57 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terbaru

index

Waspada! Aksi Copet Marak di Kawasan Religi Banten Lama

Minggu, 15 Feb 2026 - 21:46 WIB