Dampak Banjir Sungai Cidurian, 2 perusahaan Bantu Ponpes Al juhariyah

Rabu, 17 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – akibat banjir meluapnya anak sungai Cidurian beberapa bulan yang lalu terlihat dampak yang sangat memprihatinkan terasa sekali oleh pondok pesantren Al-Juhariyah yang beralamat di kampung Cibeureum desa Cikande kecamatan Cikande kabupaten Serang provinsi Banten, tinggi air saat itu mencapai sebatas pinggang orang dewasa perkiraan 1 meter, pondok pesantren tersebut di himpit oleh 3 perusahaan yaitu PT. Frans Putratex, PT. Sari Daya Plasindo dan PT TSIK.
menurut sekretaris desa Cikande, Andi Winata SE kalau di musim hujan di kampung Cibeureum sudah menjadi langganan banjir.
” memang benar kalau di kampung Cibeureum desa Cikande itu kalau di musim hujan sudah menjadi langganan banjir dibeberapa rumah warga namun memang titik terparah di pondok pesantren Al-Juhariyah milik pimpinan Ustad Wawan Kurniawan, katanya.
” tapi sekarang alhamdulilah berkat bantuan dari rekan rekan aktivis Forum Cikoja dan di motivasi juga oleh pihak pemerintah desa kemarin yang diwakili oleh ibu asih di aula pondok pesantren mencari solusi proses demi proses yang di lalui pada titik pondok pesantren dengan cara musyawarah bersama aktivis Cikoja, pemerintah desa Cikande dan 3 perusahaan yang dekat dengan pondok pesantren, alhamdulilah infonya 2 perusahaan yang masih aktif produksi yaitu PT. Frans Putratex dan PT SDP memberikan bantuan untuk mengurug lahan pondok pesantren yang dataran sangat rendah kurang lebih dengan luas lahan 20 meter X 25 meter, kami ucapkan banyak terima kasih kepada 2 perusahaan yang sudah perduli kepada warga kami.ungkapnya. Selasa 16 Maret 2021.
Wawan Kurniawan sebagai pimpinan pondok pesantren Al juhariyah mengucapkan terima kasih atas kunjungan nya, dan bantuan nya dari semua pihak.
“saya sebagai pimpinan pondok pesantren Al-Juhariyah mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak antara lain temen-temen aktivis forum Cikoja, perwakilan desa Cikande dan 2 perwakilan dari perusahaan yang sudah menghasilkan mufakat dalam musyawarah bersama ini, untuk mengurug lahan pondok pesantren kami, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami sekeluarga dan santri santri, harapan saya semoga setelah di urug Ponpes kami tidak kebanjiran lagi.ungkapnya.
Ujang supriatna selaku sekertaris daerah pormasi cikoja mengatakan, kami sangat mengapresiasi dari pihak perusahaan yang sudah mau membantu pondok pesantren Al juhariyah yang mana dana bantuan tersebut langsung di terima oleh ustad wawan Kurniawan sebagai pimpinan pondok pesantren nya.

” Untuk pengurukan, perusahaan memberikan langsung kepada ustad Wawan selaku pemilik pondok pesantren, dimana uang tersebut untuk biaya pengurukan pondok. ” Terang sekda.
ditempat terpisah Sahananto selaku pemimpin PT SDP mengatakan, semoga dana bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk warga pondok pesantren.
“Bantuan kami kepada pondok pesantren yang kami lihat pendidikannya, jika nanti sudah di perbaiki santri-santri yang pulang kerumah bisa balik lagi kepondok untuk belajar kembali. tutur nya.
Fery perwakilan dari PT Frans Putratex saat dikonfirmasi mengatakan dana bantuan yang diberikan kepada pondok pesantren milik Ustad Wawan dapat digunakan sesuai peruntukannya yaitu mengurug lahan Ponpes yang rendah dan merenovasi tempat anak-anak santri agar mereka dapat belajar dengan nyaman. tutupnya.

Dimas agung/herman

Berita Terkait

PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik
Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri
Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air
Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa
Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta
Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri
Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi
Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:41 WIB

PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 14:20 WIB

Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:56 WIB

Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WIB

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:20 WIB

Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:08 WIB

Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:46 WIB

Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Berita Terbaru