Buka Raker FSPP, WH : Dana Hibah Untuk Pesantren Terus Diperjuangkan

Rabu, 26 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Lebak-Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja (Raker) V Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten tahun 2018, di Ponpes Daarel Azhar, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu (26/12/2018).

Dihadapan para kiai dan pengurus pesantren Gubernur Banten Wahidin sangat berduka atas musibah bencana tsunami yang terjadi di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang hari Sabtu (22/12/2018) malam.

“Kita merasa sangat berduka atas musibah ini. Ini sudah masuk skala nasional dilihat dari jumlah yang meninggal,” kata Gubernur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur WH mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menanggung semua biaya perawatan korban tsunami di Banten.

“Seluruh biaya perawatan korban tsunami akan dijamin” ucapnya.

Baca Juga : WH Persilakan BPK Leluasa Lakukan Pengawasan Terhadap Pemprov Banten

Gubernur mengatakan tsunami di Banten merupakan hal aneh karena tidak didahului oleh gempa. “Apapun ini harus kita ambil hikmahnya dari musibah ini,” ucap

Ia pun meminta kepada pengasuh pesantren apabila ada santri yang terjebak di lokasi bencana untuk segera melapor ke Pemprov Banten. “Kalau ada santri yang masih terjebak lapor ke pempov. Nanti dijemput,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut gubernur mengingatkan semua kalangan dalam kondisi seperti ini jangan turut menebar hoax. Apalagi terhadap kalangan kiyai.

“Saya juga tadinya mau berangkat ke Sumur. Begitu memasuki daerah sumur masyarakat berlari karena adanya isu air naik lagi. Ini jahatnya hoax, isu adanya Tsunami,” katanya.

Terkait Raker V FSPP, Gubernur Wahidin memberikan perhatian serius terhadap keberadaan pondok pesantren yang ada di Provinsi Banten. Bahkan pada tahun anggaran 2019 Pemprov Banten kembali menganggarkan dana hibah untuk FSPP.

“Kita memang menganggarkan. Suatu saat saya akan ajak bapak dan pimpinan (FSPP) ke Kemendagri atas perlakuan pondok pesantren yang harus disamakan dengan lembaga pendidikan, karena didalam pesantren kan ada pendidikan. Mudah-mudahan dibantu sama kiyai Sadeli Karim dan DPD bahwa perlakuan pemerintah terhadap pondok pesantren karena ada pendidikan sama dengan sekolah-sekolah lain,” jelasnya.

Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten KH Matin DJawahir mengucapkan terima kasih atas kepada Gubernur Banten atas perhatian Pemprov Banten kepada Pondok Pesantren di Banten karena pada tahun anggaran 2018 FSPP mendapatkan dana hibah sebesar 66,28 M .

“Bantuan Pak Gubernur bermanfaat untuk pengembangan pesantren di Banten. Kami berharap pada tahun 2019 pondok pesantren tetap mendapat bantuan dari Pak Gubernur,” kata Djawahir.

Sumber : @Peliputanprovinsibanten

Berita Terkait

DPP GEMA Mathla’ul Anwar Tegaskan Posisi Polri Tetap di Bawah Komando Langsung Presiden Sesuai Amanat Reformasi
Bencana Longsor, Gerak Cepat DPUPR Kabupaten Serang Bangun Bronjong di Padarincang
Sebabkan Aktivitas Belajar Lumpuh, SDN Songgom Jaya dan SDN Koper 1 Terendam Banjir Luapan Sungai Cidurian
Dugaan Penyelewengan Dana Ketahanan Pangan Desa Tegalsari, Anggaran Rp 79,5 Juta Dipertanyakan
Warga Cikareo Layangkan Surat Klarifikasi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Tegalsari
Sultan Banten Ke-18 Berikan Ucapan Selamat atas Dilantiknya Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan
Diduga Berawal dari Ucapan Anak di Bawah Umur, Dua Warga Jasinga Dilaporkan ke Polisi
Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:17 WIB

DPP GEMA Mathla’ul Anwar Tegaskan Posisi Polri Tetap di Bawah Komando Langsung Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:01 WIB

Bencana Longsor, Gerak Cepat DPUPR Kabupaten Serang Bangun Bronjong di Padarincang

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:01 WIB

Sebabkan Aktivitas Belajar Lumpuh, SDN Songgom Jaya dan SDN Koper 1 Terendam Banjir Luapan Sungai Cidurian

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:34 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Ketahanan Pangan Desa Tegalsari, Anggaran Rp 79,5 Juta Dipertanyakan

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:27 WIB

Warga Cikareo Layangkan Surat Klarifikasi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Tegalsari

Senin, 26 Januari 2026 - 14:06 WIB

Sultan Banten Ke-18 Berikan Ucapan Selamat atas Dilantiknya Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:34 WIB

Diduga Berawal dari Ucapan Anak di Bawah Umur, Dua Warga Jasinga Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Berita Terbaru