Penabanten.com, Serang – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) I Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Satria Banten Dalam arahannya, Gubernur menegaskan peran vital masyarakat Banten, termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas), sebagai penyangga stabilitas keamanan Ibu Kota Negara. Minggu (15/2).
“Banten adalah penyangga Ibu Kota. Keamanan Ibu Kota sangat bergantung pada kontribusi masyarakat Banten. Saya berterima kasih kepada PPBNI yang terus menjaga persatuan dan mendukung program pemerintah, khususnya dalam menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujar Andra Soni di hadapan ratusan kader PPBNI.
Kedekatan Personal dan Kebanggaan terhadap Jawara
Ada momen menarik saat Gubernur mengungkapkan kedekatan personalnya dengan keluarga Ketua Umum PPBNI, Muhammad Oyim Munandar Sugriwa. Andra Soni mengaku bangga mengenal sosok Abah Oyim, yang ternyata juga merupakan tokoh jawara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengenal beliau sebagai orang tua dari sahabat saya, Fikri. Mendengar sambutan beliau tadi, saya sangat bangga. Beliau adalah tokoh yang luar biasa. Dukungan dari teman-teman PPBNI sangat kami rasakan, sehingga bagi kami (Gubernur dan Wakil Gubernur) adalah sebuah ‘dosa besar’ jika tidak hadir langsung di acara ini untuk mengucapkan terima kasih,” ungkapnya.
Gubernur juga memaparkan keberhasilan pem
bangunan Banten di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah. Ia menekankan bahwa kondusivitas wilayah berbanding lurus dengan kesejahteraan ekonomi:
Pertumbuhan Ekonomi: Mencapai 5,37% dalam satu tahun terakhir.
Investasi: Melonjak signifikan hingga 130 Triliun Rupiah, naik lebih dari 100% dibanding periode sebelumnya.
Pendidikan: Realisasi janji kampanye Sekolah Gratis yang kini tengah dirancang untuk menyasar hingga Madrasah Aliyah swasta.
Infrastruktur: Pembangunan jalan desa di wilayah Selatan (Lebak-Pandeglang) sebagai upaya memeratakan ekonomi sesuai semangat Asta Cita.
Dari Identitas Menuju Produktivitas
Menutup sambutannya, Andra Soni mengajak seluruh anggota PPBNI untuk mengubah paradigma dari sekadar bangga pada identitas warga Banten menjadi produktivitas yang berkualitas.
“Kita bangga menjadi orang Banten, tapi identitas itu harus dibarengi dengan produktivitas. Saya percaya Patriot adalah pejuang. Organisasi ini akan terus tumbuh besar dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Gubernur sebelum membuka acara secara resmi.
“Munas I PPBNI Satria Banten ini resmi saya buka diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat kemitraan antara organisasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan nasional” Tutupnya








