Bantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong: Mahasiswa Tolak Narasi DPRD Sebelumnya

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Mahasiswa tegaskan  dan menolak mentah-mentah narasi DPRD yang sebelumnya mengatakan bahwa Cilowong akan menjadi pusat daur ulang, tempat wisata edukasi sampah, dan sumber peningkatan retribusi. Janji-janji itu terdengar indah, tetapi tidak realistis dan tidak berpijak pada kondisi Cilowong hari ini.

Menurut para mahasiswa yang tergabung, bahwa klaim untuk daur ulang hanyalah ilusi, jika fasilitas dasar Cilowong saja masih kesulitan mengelola sampah yang berasal dari Kota Serang sendiri. Senin (15-12-2025)

Kepada media pihak mahasiswa mengatakan bahwasanya tidak ada teknologi modern, tidak ada pemilahan sampah dari sumber, dan tidak ada sistem pengolahan lindi yang benar-benar siap.

“Bagaimana mungkin ingin menambah beban sampah dari Kabupaten Serang? dan belum lagi adanya sebuah wacana wisata edukasi, semua adalah retorika yang terlalu jauh dari kenyataan. tutur “AS, selaku salah satu mahasiswa.

Dalam keterangan lain juga dijelaskan nya, untuk saat ini lingkungan sekitar Cilowong masih berhadapan dengan bau menyengat, pencemaran, dan risiko kesehatan.

“Tempat yang belum bebas dari masalah dasar, tidak mungkin berubah begitu saja menjadi objek wisata. Ini bukan pengembangan pariwisata—ini hanya pembungkus agar kebijakan terlihat manis.

Alasan peningkatan retribusi sama sekali tidak adil. Uang retribusi masuk ke kas daerah, tetapi bau, pencemaran, dan penyakit ditanggung masyarakat Cilowong. Retribusi tidak sebanding dengan kerugian sosial dan ekologis yang mereka alami. Ini bentuk ketidakadilan struktural: dengan kata lain “Keuntungan di Atas, Beban di Bawah”.

Dan yang paling penting, tidak ada jaminan bahwa janji-janji ini akan diwujudkan. Tanpa kajian lingkungan yang transparan, tanpa kesiapan teknologi, dan tanpa pelibatan warga sekitar, semua ini hanya omong kosong kebijakan, imbuh beberapa mahasiswa lain yang tergabung.

“Kami menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh dibangun berdasarkan janji yang tidak realistis, tetapi pada kapasitas nyata dan keadilan bagi masyarakat. Cilowong bukan tempat menumpuk masalah. Cilowong adalah rumah masyarakat yang hak hidupnya harus dilindungi, bukan dikorbankan. Tutup “AS, diakhir penuampaian.

Berita Terkait

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka
Nilai Diduga Berubah, Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Duga Ada Kecurangan

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:29 WIB

Nilai Diduga Berubah, Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Duga Ada Kecurangan

Berita Terbaru