Penabanten.com, Kabupaten Tangerang — Aya Sophia Islamic School (ASIS) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi unggul melalui perhelatan akbar ASIS EXPO 2026 yang digelar selama dua hari, 26–27 Januari 2026, di Ciputra Mall Citra Raya, Kabupaten Tangerang. Mengusung tema “Berkarakter Mulia, Berkarya Hebat, Berprestasi Gemilang Menuju Generasi Emas Indonesia”, agenda ini menjadi ruang ekspresi, apresiasi, sekaligus refleksi atas ikhtiar pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.
Acara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan karakter, mental spiritual, dan kreativitas sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di daerah. Ia mengapresiasi ASIS sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik yang utuh.
“Pendidikan hari ini harus mampu melahirkan generasi yang kuat secara mental, matang secara spiritual, dan kreatif dalam berkarya. Apa yang dilakukan Aya Sophia Islamic School melalui ASIS EXPO ini adalah contoh nyata pendidikan yang visioner,” ujar Intan Nurul Hikmah.
Panggung Apresiasi Warga Belajar
Dalam sambutan pengantarnya, Ketua Yayasan Aya Sophia Indonesia, Dr. H. Masduki Asbari, S.T., S.M., M.M., menyampaikan bahwa ASIS EXPO 2026 merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya di Ciputra Mall, sekaligus menjadi panggung karya dan apresiasi bagi seluruh warga belajar Aya Sophia Islamic School—siswa, guru, dan orang tua.
“ASIS EXPO bukan sekadar pameran, tetapi panggung peradaban. Di sinilah karya siswa ditampilkan, prestasi guru diapresiasi, dan nilai-nilai pendidikan dimaknai bersama. Ini adalah wujud syukur sekaligus ikhtiar menanamkan kebanggaan pada proses belajar,” tutur Dr. Masduki.
Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung disuguhkan beragam penampilan karya dan prestasi siswa serta guru ASIS, mulai dari seni, literasi, sains, hingga inovasi pembelajaran. Sejumlah capaian tersebut merupakan prestasi di tingkat daerah hingga nasional, menegaskan bahwa pendidikan berbasis nilai dan karakter tidak menghambat prestasi, justru menguatkannya.
Parenting ke-131: Sekolah Belajar Orang Tua
Salah satu agenda strategis dalam ASIS EXPO 2026 adalah Event Parenting ke-131, yang kembali menegaskan konsistensi ASIS dalam membangun ekosistem pendidikan yang melibatkan orang tua sebagai mitra utama sekolah.
Parenting ini menjadi ruang belajar bersama bagi orang tua dan guru, dengan pesan utama bahwa pendidikan generasi emas tidak cukup hanya menyasar siswa, tetapi juga membutuhkan pendidikan orang tua yang berkesadaran, berkarakter, dan berorientasi nilai.
“Sekolah yang kuat adalah sekolah yang orang tuanya terus belajar. Parenting ini adalah ikhtiar peradaban—mendidik anak sekaligus mendewasakan orang tua,” tegas Dr. Masduki.
ASIS IDOL: Menghadirkan Teladan dari Dunia Siswa
Menjadi pembeda utama pada ASIS EXPO ke-3, ASIS meluncurkan program baru bertajuk ASIS IDOL—sebuah ajang seleksi dan pemilihan putra-putri teladan ASIS yang dipilih oleh dan dari kalangan siswa sendiri.
Program ini menghadirkan kategori idola yang edukatif dan bernilai, yakni:
• Putra/i Jawara
• Putra/i Literasi
• Putra/i Lingkungan Hidup
• Putra/i Anti Bullying
• Putra/i Budaya Banten
ASIS IDOL dirancang sebagai strategi kultural untuk menggeser figur idola populer yang kurang kompatibel dengan nilai pendidikan, menuju sosok-sosok teladan yang berprestasi, berkarakter, dan berkontribusi nyata di lingkungan sekolah.
“Anak-anak membutuhkan idola yang dekat dengan realitas hidup mereka dan sejalan dengan nilai pendidikan. ASIS IDOL adalah ikhtiar membangun role model dari dunia mereka sendiri,” jelas Dr. Masduki.
Menanam Karakter, Menumbuhkan Peradaban
ASIS EXPO 2026 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga narasi besar pendidikan karakter berbasis karya, prestasi, dan nilai spiritual. Di tengah tantangan zaman dan derasnya arus budaya global, ASIS menunjukkan bahwa pendidikan Islam yang moderat, inklusif, dan progresif mampu melahirkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Melalui panggung mall yang terbuka untuk publik, ASIS menyampaikan pesan kuat: pendidikan adalah urusan bersama, dan masa depan bangsa dibangun dari ruang-ruang belajar yang memuliakan karakter, karya, dan prestasi.
ASIS EXPO 2026 pun menjadi penanda bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan pusat peradaban yang menumbuhkan harapan—bagi siswa, orang tua, dan masa depan Indonesia.








