Anggaran Besar, Hasil Mengecewakan: Proyek RTH Kemiri Dalam Sorotan

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kabupaten Tangerang,  — Proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di halaman Kantor Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, tengah menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek senilai lebih dari Rp2,44 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025 ini dikritik keras karena diduga dikerjakan tanpa pemadatan awal yang memadai.

Indikasi lemahnya pemadatan tanah di tahap awal pengerjaan menimbulkan kekhawatiran serius. Potensi kerusakan dini seperti ambles atau retaknya permukaan bisa terjadi hanya dalam hitungan bulan setelah proyek rampung.

> “Kalau dari awal tanahnya tidak dipadatkan dengan standar teknik yang benar, itu jelas pelanggaran. Bisa-bisa baru beberapa bulan sudah rusak,” ujar seorang tokoh masyarakat Kecamatan Kemiri yang enggan disebutkan namanya.



Selain persoalan teknis, minimnya pengawasan dari pihak Dinas Tata Ruang dan Bangunan, khususnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), turut menjadi perhatian. Proyek dengan nilai besar dan letak strategis seharusnya mendapatkan kontrol ketat agar pelaksanaan sesuai spesifikasi teknis.

Sejumlah dugaan pelanggaran juga mencuat, antara lain:

Tidak dilaksanakannya pekerjaan sesuai spesifikasi teknis (RAB), khususnya terkait pemadatan tanah.

Potensi mark-up anggaran pada item pekerjaan, terutama jika mutu bahan dan metode pelaksanaan tidak sesuai.

Kelalaian dalam pengawasan, yang berpotensi mengarah pada pembiaran serta pelanggaran terhadap tugas dan fungsi Dinas terkait.


Jika dugaan ini terbukti, bukan hanya kepercayaan publik yang terciderai, namun juga dapat menimbulkan implikasi hukum. Dugaan pelanggaran terhadap UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan potensi kerugian keuangan negara menjadi sorotan utama.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pelaksana proyek maupun dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang. Masyarakat berharap dilakukan audit teknis independen serta evaluasi menyeluruh terhadap proses pengadaan dan pelaksanaan proyek.

Dengan nilai anggaran yang besar dan lokasinya di pusat pemerintahan kecamatan, masyarakat menuntut transparansi, kualitas, dan akuntabilitas dari proyek yang jelas-jelas menggunakan uang rakyat.

Sumber: Tim Investigasi MCCK

Berita Terakait

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terakait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Berita Terabru