Aktivis Geram, Desak DPMPD Kabupaten Tangerang Transparan Terkait Kasus Pencairan Ganda Dana Desa

Sabtu, 8 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com – Tangerang, Ketua Umum LSM Geram yang juga CEO Geram Grup, Alamsyah, mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang untuk bersikap transparan dan tidak menutup-nutupi dugaan kasus pencairan ganda dana desa yang terjadi di 28 desa di 13 kecamatan, bahkan info yang kami terima saat ini semakin bertambah hingga 48 desa

Menurut Alamsyah, DPMPD Kabupaten Tangerang harus berani menjelaskan persoalan tersebut kepada publik. “Seluruh pihak terkait sudah dipanggil ke DPMPD Kabupaten Tangerang, mulai dari camat, kepala desa, hingga operator desa. Masa dari sekian banyak orang tidak ada yang tahu terkait pencairan ganda ini? Publik berhak tahu,” tegasnya.

Alamsyah juga mengungkapkan adanya informasi mengenai satu kegiatan yang dibayarkan dua kali dengan perusahaan atau pihak ketiga yang berbeda. “Lebih parahnya lagi, kami menerima informasi bahwa pencairan kedua dilakukan tanpa berkas yang lengkap. Ini adalah pelanggaran serius yang harus segera dijelaskan oleh Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Alamsyah meminta Kepala DPMPD untuk memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari isu keterlibatan oknum di internal DPMPD. “Jangan sampai muncul dugaan keterlibatan pihak internal yang sengaja bermain dalam kasus ini. Transparansi adalah kunci agar kepercayaan masyarakat tidak hilang,” tutupnya.

LSM Geram berjanji akan terus mengawal kasus ini dan mendesak pihak berwenang untuk segera mengungkap kebenaran di balik dugaan pencairan ganda dana desa tersebut. Publik berharap DPMPD Kabupaten Tangerang segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Berita Terkait

Kepolisian Dan TNI Sesuai Program Pemerintah Daerah, Kawal Pemindahan Pedagang Ex Penampungan Ke Pasar Baru Cisoka
Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa
Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg
Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik
PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek
Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kepolisian Dan TNI Sesuai Program Pemerintah Daerah, Kawal Pemindahan Pedagang Ex Penampungan Ke Pasar Baru Cisoka

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:10 WIB

Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:06 WIB

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:02 WIB

Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:09 WIB

Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:42 WIB

PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek

Senin, 9 Februari 2026 - 16:36 WIB

Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Berita Terbaru