Agar Terlepas Dari Daerah Tertinggal, Lebak Harus Melompat Lebih Tinggi

Kamis, 8 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Lebak – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menghadiri sekaligus membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Klutser 1 Wilayah Utara Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Lebak bertempat di Gedung Assakinah, Jalan Soekarno Hatta Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten, Kamis (8/8/2019).

Kegiatan yang yang digelar Pemkab Lebak melalui Tim Inovasi Kabupaten Lebak diikuti oleh 522 peserta dari 172 Desa dari 15 Kecamatan di Kabupaten Lebak.

Mengawali sambutannya, Bupati Lebak menjelaskan, memasuki era keterbukaan infomasi dengan teknologi yang semakin canggih serta perubahan yang sudah sangat sedemikian dinamis dengan persaingan
yang semakin ketat antar entitas, negara dengan negara, pemenang persaingan yang akan survive pada masa ini tidak lagi ditentukan oleh besar kecil, kuat lemah, tapi cepat atau lambat dimana siapa yang tidak cepat berubah dan adaptif terhadap perubahan
dunia global yang dalam industri belakangan kita kenal revolus industri 4.0, maka dia akan tertinggal dan hanya akan menjadi korban peradaban serta pangsa pasar yang konsumtif dalam perkonomian yang pada akhirnya menjadi bangsa yang tidak (lagi) mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap bursa inovasi desa ini menjadi arena ajang bertemunya gagasan / ide, tukar menukar karya dan informasi antar desa. maka, pondasi utamanya adalah saling terbuka,” ungkap Bupati Lebak.

Iti juga menambahkan bahwa bursa inovasi desa merupaka sarana untuk menjembatani kebutuhan pemerintahan desa terhadap berbagai alternatif solusi dari permasalahan yang dihadapi, disamping untuk mengumpulkan inisiasi kebaruan dalam proses pembangunan desa yang lebih efektif dan segar.

“Mari kita kita tingkatkan sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah desa terlebih setelah lebak keluar dari status daerah tertinggal, mari kita melompat lebih tinggi bukan lagi berjalan karena dinamika perubahan yang sedemikian cepat membutuhkan pelayanan yang semakin cepat dan tata kelola birokasi pemerintahan di setiap lini yang berdaya saing, membutuhkan lompatan-lompatan kemajuan tiap daerah, dengan demikian kita akan menjadi daerah yang semakin maju laju kuncinya, kita semua harus cepat..cepat dan cepat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak Rusito sekaligus Koordinator Tim Inovasi Kabupaten Lebak menjelaskan pada kegiatan bursa invosi desa ini, pihak desa akan memilih program-program yang akan diapliaksikan di desanya masing-masing terkait Bidang Infrastruktur, Bidang Sumber Daya Manusia dan Bidang Kewirausahaan/Ekonomi.

“Singkirkan mental block untuk mempercepat penerapan inovasi desa itu sendiri, silahkan diamati, ditiru dan dimodifikasi untuk kemudian direplikasi pada antar desa. sekali lagi, modal dasarnya adalah semangat take and give, mau memberi dan mau menerima transfer pengetahuan,” Pungkas Rusito

Untuk diketahui Program Inovasi Desa (PID) secara umum bertujuan untuk mendorong penggunaan dana desa yang lebih berkualitas, efektif dan efesien melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa. dalam jangka menengah, upaya ini diharapkan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat dan kemandirian desa, sesuai dengan arah dan kebijakandan sasaran kementerian desa pdtt pada RPJMN 2015-2019. (Gel)

Berita Terkait

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat
Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat
Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD
Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif
Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait
Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura
Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:00 WIB

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:56 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:29 WIB

Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:48 WIB

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:44 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:57 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terbaru

index

Waspada! Aksi Copet Marak di Kawasan Religi Banten Lama

Minggu, 15 Feb 2026 - 21:46 WIB