Wagub Banten Hadiri Rapat Terbatas Rencana Pemindahan Ibu Negara di Istana Presiden

Selasa, 30 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Jakarta-Pemerintah kembali melanjutkan pembahasan rencana pemindahan ibu kota negara. Hari ini, Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas (ratas) menindaklanjuti rencana tersebut di Kantor Presiden, Istana Presiden, Jakarta Pusat, (29/04/2019).

Ratas dihadiri menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri dan para kepala daerah dari DKI, Jabar dan Banten. Wakil Gubernur Banten Adika Hazrumy yang diutus Gubernur Banten mengikuti rapat ini membenarkan rencana pemindahan ibu kota tersebut oleh pemerintah pusat. Menurut Wagub Andika rencana ini masih dalam tahap pembahasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini baru tahap awal, nanti ada ratas selanjutnya untuk nanti menentukan (ibu kota). Jadi kita belum dapat arahan, tadi hanya baru pertimbanga-pertimbangan baik itu wilayah di pulau jawa atau di luar pulau jawa,” kata Wagub Andika usai mengikuti ratas.

Menurut Wagub, Pemprov Banten sebelumnya mengusulkan wilayah Kecamatan Maja di Kabupaten Lebak untuk dijadikan ibu kota negara, selain wilayahnya yang masih luas juga berdekatan dengan DKI Jakarta.

“Arahan dari Pak Presiden, memang melihat dari penyebaran penduduk. Kami dari Pemprov Banten mengusulkan di wilayah Maja, Lebak. Tapi memang atas dasar data yang dimiliki Pak Presiden, bahwa kepadatan penduduk di pulau jawa ini sudah sampai 55 persen, pulau Sumatera 15 persen, pulau Kalimantan 6 persen dan pulau Sulawesi 7 persen,” sebut Andikadidampingi Asisten Daerah (Asda) III Syamsir dan Kepala Dinas Perhubungan Banten Tri Nutropo .

Wagub melanjutkan, Presiden Joko Widodo hingga saat ini masih melakukan pertimbangan-pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak para ahli, seperti ketersediaan lahan, fasilitas penunjang, SDM dan juga anggaran.

Baca Juga : Gubernur Bersama Kapolda Banten, Cek Harga sembako Pasar Rau Menjelang Puasa

“Jadi atas pertimbanga itu juga bagaimana Pak Presiden melihat bahwa fasilitas dari pemindahan ibu kota tersebut harus menunjang dari ketersediaan fasilitas, baik itu infrastruktur, penunjang masyarakat dan juga ketersediaan tanahnya,” tutur Andika.

Selain Banten, lanjut Andika, beberapa wilayah juga masuk dalam pembahasan calon ibu kota negara, seperti wilayah Jonggol di Jawa Barat, Palangkaraya di Kalimantan dan Mamuju di Sulawesi.

“Mugkin nanti rapat selanjutnya sudah melihat bahwa pemetaan potensi daerah mana yang memiliki fasilitas-fasilitas penunjang ibu kota. Tapi tetap sentra bisnis, sentra keuangan, jasa dan lainnya tetap berada di Jakarta,” pungkas Andika

Presiden Jokowi mengatakan, wacana pemindahan ibu kota ada sejak era Presiden Soekarno. Namun gagasan itu tidak pernah diputuskan maupun dijalankan secara terencana dan matang.

“Pemindahan ibu kota tidak boleh berpikir jangka pendek tapi bicara kepentingan lebih besar bangsa negara visioner dalam jangka panjang negara besar dalam menyongsong kompetisi global,” kata Jokowi.

Dalam pembukaan ratas, Jokowi juga mempertanyakan kemampuan Jakarta memikul dua beban sekaligus yaitu pusat pemerintahan – pelayanan publik dan bisnis. Bahkan beberapa negara di dunia sudah berhasil memindahkan ibu kota, seperti Malaysia, Brazil, Korea Selatan dan Kazakhstan.

“Pemindahan ibu kota membutuhkan persiapan yang matang. Pilihan lokasi mempertimbangkan aspek geopolitik, geostrategis, infrastruktur pendukung dan pembiayaan. Itu yang harus diperhatikan,” ucap Jokowi.

Sumber : Peliputanprovinsibanten

Berita Terkait

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat
Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat
Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD
Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif
Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait
Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura
Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:00 WIB

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:56 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:29 WIB

Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:48 WIB

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:44 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:57 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terbaru

index

Waspada! Aksi Copet Marak di Kawasan Religi Banten Lama

Minggu, 15 Feb 2026 - 21:46 WIB