14 Buruh di Tangerang Reaktif Covid-19 Usai Jalani Rapid Test

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Kapolres Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, ada 14 orang buruh yang ikut demo tolak Omnibus Law reaktif usai dirapid test.

Pemeriksaan itu dilakukan saat buruh melakukan aksi demo pada Selasa (6/10/2020) dan hari Rabu. Tes dilakukan ke buruh PT KMK di Cikupa.

Ade menjelaskan, saat aksi di depan PT KMK di Cikupa itu sebagian besar dari peserta menurutnya tidak menerapkan protokol kesehatan. Ada 90 buruh yang waktu itu dirapid oleh Dinas Kesehatan dan hasilnya ada 13 yang reaktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“90 kita rapid tes, dari 90 sampel kita mendapatkan hasilnya 13 orang reaktif,” kata Ade dalam keterangan, Rabu (7/10/2020).

Pada hari ini juga, lanjutnya di depan perusahaan itu ada sekitar 150 orang yang melakukan unjuk rasa. Sebanyak 22 orang kemudian dites kembali dan ditemukan satu orang yang reaktif. Buruh yang aksi di depan Pemda Tangerang juga dilakukan rapid namun tak ada yang reaktif.

Ade melanjutkan, polisi sendiri menganjurkan tidak ada kerumunan saat melakukan aksi. Silahkan melakukan kegiatan namun tidak melanggar protokol kesehatan.

“Ini kita berharap ini dipatuhi, kemudian kita imbau untuk tidak keluar Tangerang, karena di Tangerang itu kita melakukan kegiatan di Tangerang saja,” tambahnya.

Pada besok, Kamis 8 Oktober 2020, polisi sendiri akan melakukan penjagaan agar tidak ada pergeseran aksi buruh ke luar daerah. Daerah perbatasan akan dijaga dengan pengamanan personel agar memberi imbauan tidak ke Jakarta.

“Kita akan melakukan imbauan dan pengaman di semua lokasi yang ada kegiatan katakan buruh ini dan titik di perbatasan akan ada personel karena kalau bergeser ke kota,” tegasnya. Riska

Berita Terakait

Aliansi Kecamatan Gunungsari Gelar Audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang
Rumah Sakit Sari Asih Serang Gelar Sunatan Massal sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Masyarakat
Tak Tahan Bau Menyengat Limbah PT RGM, Warga Kasuren Siap Tutup Paksa Gudang Penampung Oli  Bekas
Aktivitas Peliputan, PWI Banten Bekali Wartawan Dengan Suplemen Vitamin
Program Ketahanan  Pangan Dana Desa Diduga Kuat Dijadikan Ajang Bacakan, Ini Penjelasan Sekdes Bojongmanik
Statment Pelaksana Proyek RSUD Tigaraksa Menyakiti Hati Insa Pers, Perkumpulan Wartawan Serang Timur Geram
Merasa Kebal Hukum, Berkedok Toko Sembako, Penjual Obat Terlarang Masih Beroperasi
Wakapolda Banten Anjangsana ke Personel Yang Sakit Menahun

Berita Terakait

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:05 WIB

Aliansi Kecamatan Gunungsari Gelar Audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:00 WIB

Rumah Sakit Sari Asih Serang Gelar Sunatan Massal sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Masyarakat

Jumat, 11 Oktober 2024 - 17:21 WIB

Tak Tahan Bau Menyengat Limbah PT RGM, Warga Kasuren Siap Tutup Paksa Gudang Penampung Oli  Bekas

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Aktivitas Peliputan, PWI Banten Bekali Wartawan Dengan Suplemen Vitamin

Selasa, 2 Juli 2024 - 00:24 WIB

Program Ketahanan  Pangan Dana Desa Diduga Kuat Dijadikan Ajang Bacakan, Ini Penjelasan Sekdes Bojongmanik

Senin, 13 Maret 2023 - 10:06 WIB

Statment Pelaksana Proyek RSUD Tigaraksa Menyakiti Hati Insa Pers, Perkumpulan Wartawan Serang Timur Geram

Kamis, 2 Maret 2023 - 10:48 WIB

Merasa Kebal Hukum, Berkedok Toko Sembako, Penjual Obat Terlarang Masih Beroperasi

Selasa, 31 Januari 2023 - 20:09 WIB

Wakapolda Banten Anjangsana ke Personel Yang Sakit Menahun

Berita Terabru