UPTD Rehabilitasi PMKS Dinas Sosial Kabupaten Tangerang : Terus Tingkatkan Pelayanan Dan Penataan Lingkungan

- Penulis

Minggu, 28 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Kepala UPTD Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Sugiyono terus menata lingkungan UPTD demi meningkatkan pelayanan rehabilitasi PMKS di lingkungan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Minggu (28/2/2021).

Kepala UPTD Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Sugiyono menjelaskan, Dalam konsep penyelenggaraan kesejahteraan sosial bahwa Kesejahteraan Sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga Negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

“Penyelenggaraan kesejahteraan sosial diprioritaskan kepada mereka yang memiliki kehidupan yang tidak layak secara kemanusiaan dan memiliki kriteria masalah sosial yakni kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, keterpencilan, ketunaan sosial dan penyimpangan perilaku, korban bencana, korban tindakan kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi,” ucap pencinta pekerjaan sosial yang sudah puluhan tahun mengabdi di lingkungan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penanganan PMKS harus benar-benar menjadi salah satu program prioritas pemerintah bekerjasama dengan dunia usaha dan masyarakat. Sebab, jika tidak ditangani secara serius, persoalan kemiskinan akan tetap ada. Para PMKS harus diberdayakan dan dilatih untuk bisa hidup mandiri secara ekonomi.

“Setiap hari setelah bangun tidur seluruh petugas dan penghuni panti melaksanakan kegiatan olahraga dan senam pagi, membersihkan kamar dan tempat tidur, sserta lingkungan, sarapan bersama, dan melaksanakan bimbingan mental spiritual dari para petugas panti untuk seluruh penghuni panti,” ungkapnya.

Perlu diketahui, tahun ini kami telah menerima bantuan hibah rumah korban bencana, dan rumah ini adalah rumah percontohan anti gempa, untuk kedepannya akan dibangun beberapa titik rumah anti gempa di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Dengan mengisi kekosongan waktu dan melaksanakan tugas layanan, agar para penghuni panti memiliki kegiatan, aktivitas dan rutinitas, kami juga sudah melaksanakan perbaikan rehab tembok yang mulai rapuh, serta mengecat seluruh tembok gedung yang ada dilingkungan panti agar terlihat lebih indah untuk di pandang,” pungkasnya.

Untuk saat ini, Kami juga sudah melayani 12 PMKS, Lansia terlantar, bayi terlantar, orang terlantar, penyandang penyakit kronis, disabilitas, gelandangan, pengemis, dan KDRT.

Pantauan awak media dilokasi UPTD PMKS, kurangnya sarana dan prasarana pendukung, seperti akses jalan lansia, ruangan isolasi (ruang karantina), karena untuk penghuni panti yang baru masuk harus dikarantina terlebih dahulu, agar bisa mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan barunya, sebelum bergabung dengan para penghuni panti laninnya, serta membutuhkan kendaraan operasional mobil (ambulan) khusus untuk akses pengiriman penghuni panti ke rumah sakit, karena harus menggunakan mobil kendaraan khusus, tidak bisa menggunakan mobil kendaraan dinas UPTD, karena bukan untuk peruntukan membawa penghuni panti yang sakit, karena mobil khusus ambulan memang untuk membawa orang sakit dan di dukung dengan sarana penunjang yang ada di dalam mobil ambulan.

“Dan untuk saat ini kurangnya tenaga sumber daya manusia (SDM), karena hanya ada 3 PNS yang ada panti, dibantu dengan 18 tenaga operasional, asesmen, administrasi, dan petugas kebersihan serta penjaga taman, karena tugas dari penanganan dan pendampingan untuk penghuni panti harus sesuai dengan bidangnya, maka dari itu untuk saat ini sangat dibutuhkan para tenaga SDM yang sesuai di bidang sosial,” ujarnya. ( Riska)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru