Ulama Lebak Mama Hasan Mengutuk keras Aksi Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar

Senin, 29 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comLebak. Adanya aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral kota Makassar-Sulawesi Selatan, Minggu 28 Maret 2021, Ulama Kabupaten Lebak Mama K.H. Hasan Basri selaku pimpinan pondok pesantren Nurul Khasanah Rangkasbitung sekaligus Ketua Dewan Fatwa MUI Provinsi Banten mengutuk keras dan menyesalkan terjadinya aksi bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar

“Saya mengutuk keras dan sangat menyesalkan terjadinya aksi bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar pada hari Minggu tanggal 28 Maret 2021” ujar Mama K.H. Hasan Basri

Mama Hasan menjelaskan “Perbuatan tersebut tidak di benarkan dalam aturan agama maupun negara”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam surat Annisa ayat 90, Alloh Swt berfirman “Jika mereka membiarkan kamu dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu,Maka Alloh Swt tidak membukakan jalan bagimu untuk melawan dan membunuh mereka”

“Dan dalam surat Al Muntahanah ayat 8, Alloh Swt tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak pula mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Alloh menyukai orang-orang yang berlaku adil” jelas Mama Hasan

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, kita jaga keutuhan kerukunan antar agama dan kita serahkan kasus ini kepada penegak hukum, harus ditindak siapapun pelakunya sesuai hukum yang berlaku” imbau Mama Hasan

Mama Hasan juga berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali “Semoga Indonesia aman dan tentram tidak ada kejadian lagi” tutupnya ( Riska)

Berita Terkait

Direktur Baru Dorong Kemajuan Pelayanan RSUD Kota Serang untuk Perluas Akses Kesehatan Masyarakat
Respon Cepat Kepala Inspektorat Kabupaten Pandeglang Akan Segera Perintahkan Dua Tim Audit Turun Ke Desa
Pemilik Lahan Keluhkan Aliran Limbah Dapur MBG Karyasari, Aktivis AKSI Minta Dinas Terkait Tegakkan Aturan Perizinan
PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik
Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri
Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air
Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa
Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:00 WIB

Direktur Baru Dorong Kemajuan Pelayanan RSUD Kota Serang untuk Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:22 WIB

Respon Cepat Kepala Inspektorat Kabupaten Pandeglang Akan Segera Perintahkan Dua Tim Audit Turun Ke Desa

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemilik Lahan Keluhkan Aliran Limbah Dapur MBG Karyasari, Aktivis AKSI Minta Dinas Terkait Tegakkan Aturan Perizinan

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:41 WIB

PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 14:20 WIB

Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:56 WIB

Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WIB

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:20 WIB

Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Berita Terbaru