penabanten.com, Pandeglang -Hadi Isron selaku Sekretaris Persatuan Basar Solidaritas Rakyat (PBSR) Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, berharap tindakan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Program BPNT, dan bukan karena ada faktor kepentingan tertentu.
Sebab kata Hadi, dengan dilakukan evaluasi terhadap Supplier dan Pendamping BPNT merupakan salah satu langkah untuk lebih baik dalam pelaksanaan ke depannya nanti.
Hadi Isron juga menyampaikan bahwa turut prihatin dengan banyak permasalahan yang bertubi-tubi terkait pemberitaan dugaan ploting yang menimpa Kepala Dinas Sosial Pandeglang.
Sambungnya, Sekretaris PBSR Pandeglang, dirinya juga, mengimbau kepada seluruh E-Waroong BPNT yang tersebar Kabupaten Pandeglang untuk mengikuti aturan yang sudah ditentukan dari hasil beauty contest tersebut.
“Bukan hanya ada faktor-faktor tertentu sehingga kesejahteraan masyarakat atau penerima bantuan terabaikan,”terang dia Senin (18/1/21).
Hadi juga menyebutkan bahwa permasalahan yang sebelumnya di tahun 2020 dulu cukup signifikan, seperti dugaan monopoli serta dugaan supplier yang membagikan komoditas jauh dari standarisasi pangan.
“Semoga dengan adanya evaluasi terhadap Supplier dan adanya penambahan supplier akan lebih baik untuk perekonomian di Pandeglang, terutama di bidang pemberdayaan,”tandasnya.
Dia juga menambahkan bahwa solusi yang lebih baik yaitu dengan memutuskan mata rantai yang sudah berjalan, karena dengan hal apapun, selama mata rantai itu belum dibenahi maka bisa dipastikan dugaan penggiringan purchase order tetap berjalan.
(Red)








