Tekan AKI/AKB, Pemkab Serang Bentuk Tim Khusus

Rabu, 9 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pebanten.com, Serang – Upaya Pemkab Serang untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) terus diupayakan salah satunya, kampanye Linfaskes atau cakupan persalinan di fasilitas kesehatan. Program tersebut salah satu cara untuk menyelamatkan AKI dan AKB. “Kita juga sedang buat tim untuk penanganan dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Desa,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Halaman Pendopo Kabupaten Serang, Rabu (09/10/2019).

Tatu menjelaskan, Pemkab Serang membutuhkan komponen masyarakat yang sudah matang untuk sosialisasi secara masif kepada masyarakat.” Tingginya tingkat kematian Ibu dan Bayi sudah ditetapkan kategori siaga satu, jadi Kami tangani secara serius” tegas Tatu.

Ia juga menilai, ibu hamil harus peka terhadap kesehatan dan menjaga pola hidup sesuai aturan agar kandungannya terjaga sehingga tidak terkena hipertensi. “Kami sudah sediakan tim Kibla yang sudah berjalan, mereka sudah gencar untuk sosialisasi persalinan dengan fasilitas kesehatan,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap, dengan adanya pendampingan secara khusus maka tidak ada lagi Ibu hamil yang melahirkan melalui dukun. ”Semoga dengan ini kematian Ibu dan anak bisa segera menurun,” ucapnya.

Diketahui, penyebab kematian ibu dan bayi terdapat unsur langsung seperti, komplikasi saat kehamilan, pendarahan, infeksi dan persalinan macet. Sedangkan, unsur yang tidak langsung adalah ibu hamil yang terkena penyakit menular seperti HIV AIDS, TBC, dan Hipertensi. “Ibu hamil harus ada yang mendampingi supaya anak dan ibunya bisa selamat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Sri Nurhayati mengatakan, warga sekitar memiliki peran yang penting untuk kerjasama dengan petugas kesehatan sebagai upaya minimalisir kematian AKI dan AKB. “Warga cukup membantu pola hidupnya agar terjaga. Jika menemukan kesulitan maka panggil petugas kesehatan terdekat,” ujarnya. (Red)

Berita Terkait

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat
Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat
Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD
Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif
Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait
Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura
Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:00 WIB

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:56 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:29 WIB

Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:48 WIB

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:44 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:57 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terbaru

index

Waspada! Aksi Copet Marak di Kawasan Religi Banten Lama

Minggu, 15 Feb 2026 - 21:46 WIB