Penabanten.com, Banten – Suasana duka menyelimuti tanah Banten. Keluarga Besar Kesultanan Banten menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh ulama kharismatik, Alqeis Abuya TB. Mulyadi Mawahib Alqodim Al-Bantany.
Sultan Banten ke-18, R.Tb. Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, memberikan pernyataan resmi sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal memiliki kontribusi besar dalam syiar Islam di tanah para jawara tersebut.
“Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’uun. Kami segenap Keluarga Besar Kesultanan Banten turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Abuya TB. Mulyadi Mawahib Alqodim Al-Bantany,” ujar Sultan Bambang Wisanggeni
Dalam pernyataan tersebut, Sultan juga memanjatkan doa terbaik agar segala dedikasi dan amal ibadah almarhum selama masa hidupnya diterima di sisi Allah SWT.
“Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan semangat dakwah beliau tetap hidup di hati kita semua,” tambah Sultan.
Kepergian Abuya TB. Mulyadi merupakan kehilangan besar bagi umat, khususnya masyarakat Banten yang selama ini menjadikannya sebagai panutan dalam beragama dan menjaga nilai-nilai luhur keislaman.
















