Soal Laka Kerja yang Sebabkan Nyawa Melayang di PT Shinta Woo Sung, APH Diminta Lakukan Penyelidikan

- Penulis

Minggu, 21 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Menindak lanjuti informasi laka kerja yang menyebabkan kematian pada salah satu karyawan PT. Shinta Woo Sung pada Selasa (16/2/2021). Saat mencoba mendatangi pihak manajemen untuk melakukan konfirmasi, namun pihak perusahaan terkesan bungkam dan enggan menemui awak media.

Diketahui, pabrik yang terletak di Kampung Sangereng, Desa Gabus, Kecamatan Kopo, ini diduga tidak menerapkan K3 dan minimnya BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaannya yang menyebabkan laka kerja dan berujung pada kematian.

Seperti yang dikatakan Ketua PUK SP TSK SPSI Hery, membenarkan jika K3 diperusahaan ini belum begitu maksimal. Dan dengan adanya kejadian seperti ini, mudah – mudahan manejemen perusahaan bisa prioritaskan untuk K3 nya lebih diperhatikan.

Heri menjelaskan, bukan hanya soal K3, di PT. Shinta Woo Sung, perihal BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan memang tidak semua pekerja yang bekerja disini mendapatkan BPJS.

“Kami sudah sering membahas ini dengan manajemen perusahaan agar semua para pekerja didaftarkan ke BPJS,” jelas Hery, saat ditemui di kantornya, Jum’at (19/2/2021).

Dan soal manajemen, lanjut Hery, bahwa HRD tidak bisa ditemui dengan alasan masih sibuk. Mungkin nanti ketika masalah dengan keluarga korban sudah beres.

Hery menyampaikan, pihaknya akan membicarakan lagi dengan manajemen perusahaan agar semua bisa duduk bersama membahas perusahaan agar kedepannya lebih baik lagi.

“Kami mohon maaf untuk saat ini pihak manajemen perusahaan belum bisa menemui rekan-rekan wartawan dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD LSM Penjara Banten Rasmidi, harusnya kedatangan rekan-rekan media ke PT. Shinta Woo Sung diapresiasi dengan baik oleh manajemen perusahaan, agar pemberitaan dilapangan dapat seakurat mungkin, dimana akuratnya isi berita harus melalui proses konfirmasi dari pihak terkait sehingga seimbang dan benar-benar balance.

Rasmidi juga menyangkan jika masih ada perusahaan yang melanggar UU ketenagakerjaan dan BPJS, padahal BPJS itu sangat penting untuk para pekerja dimana fungsi dari BPJS Ketenagakerjaan adalah menjamin para pekerja agar mendapatkan pelayanan kesehatan dan santunan uang tunai jika menderita penyakit akibat kerja atau mengalami kecelakaan kerja, dimana risiko kecelakaan kerja tersebut terhitung dari karyawan pergi dan pulang kerja.

Sedangkan, lajut Rasmidi, untuk BPJS Kesehatan itu sudah jelas merupakan asuransi yang menerapkan sistem gotong royong, yaitu yang sehat membantu yang lemah, dan BPJS juga akan membantu peserta yang mengalami sakit seumur hidup atau penyakit besar, seperti thalassemia, gagal ginjal kronis, kanker, penyakit jantung, dan penyakit lainnya yang tidak ada di asuransi lain.

“Kalau perusahaan tidak mendaftarkan pekerjanya, bagi saya itu salah besar perusahaan, dan sudah selayaknya PT. Shinta Woo Sung mendapatkan sanksi dari pihak terkait,” jelasnya, Sabtu (20/2/2021).

Rasmidi juga meminta kepada pihak Kepolisian untuk melakukan penyelidikan atas meninggalnya salah satu karyawan di PT. Shinta Woo Sung yang diduga akibat laka kerja tersebut.

“Jadi jika ada kelalaian dari pihak perusahaan, maka harus ada sanksi hukum dan bertanggungjawab atas meninggalnya nayawa seseorang,” tandasnya.(maulana)

Berita Terakait

Siswa Man 1 Tigaraksa, Ihda Mawaddatussyajalah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang
Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit
HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi
Buktikan Kualitas Baik, Dedy Apiandi Putra Sopian Hadi Ketua Katar Desa Cisoka Siap Jalankan Tugas Mulia Tugas Paskibraka 2026
HUT ke-3 Lensa Bumi.com: Semakin Kokoh Menjadi Suara Masyarakat yang Terpercaya
Meriahkan Ulang Tahun ke-7, PMC Galatama Lele Ari Samudra Gelar Kompetisi Memancing
Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW
Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Berita Terakait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Siswa Man 1 Tigaraksa, Ihda Mawaddatussyajalah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang

Rabu, 2 September 2026 - 22:12 WIB

Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:12 WIB

HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Buktikan Kualitas Baik, Dedy Apiandi Putra Sopian Hadi Ketua Katar Desa Cisoka Siap Jalankan Tugas Mulia Tugas Paskibraka 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:40 WIB

HUT ke-3 Lensa Bumi.com: Semakin Kokoh Menjadi Suara Masyarakat yang Terpercaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Meriahkan Ulang Tahun ke-7, PMC Galatama Lele Ari Samudra Gelar Kompetisi Memancing

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37 WIB

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:00 WIB

Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Berita Terabru