Sekda: Penanganan Stunting Jadi Tanggung Jawab Bersama, Semua Harus Berpartisipasi

Kamis, 29 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabnaten.comTangerang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan bahwa penanganan kasus stunting merupakan tanggung jawab bersama.

Menurut Sekda, semua pihak harus aktif berpartisipasi, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat. Semua komponen juga harus bekerjasama dan berpartisipasi secara aktif sehingga program penanganan stunting bisa berjalan dan tuntas.

“Stunting merupakan tanggung jawab kita bersama. Semua harus aktif berpartisipasi karena masa depan anak bangsa harus cerdas sehat dan memiliki gizi yang cukup,” kata Sekda saat membuka kegiatan Deseminasi Audit Kasus Stunting 2 Tingkat Kabupaten Tangerang di Ruang Rapat Wareng, Senin (27/12/22).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda melanjutkan, saat ini Pemkab Tangerang terus berupaya menekan angka kasus stunting yang dimulai dari penanganan gizi balita, penganan sanitasi lingkungan dan pemeriksaan calon pengantin. Lanjut dia, para calon pangantin nantinya akan diberikan pengarahan bagaimana bereproduksi yang baik dan pentingnya gizi sehingga mampu menghasilkan keturunan yang sehat.

“Kita mulai membina calon pengantin tentang reproduksi dan pentingnya gizi, supaya nantinya mereka bisa melahirkan generasi yang sehat dan mengerti akan pentingnya gizi untuk anak,” tutur Sekda.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi menjelaskan jumlah angka stunting tahun 2022 ini tercatat sebanyak 9.600 kasus. Jumlah tersebut menurun drastis dibandingkan pada tahun 2021 yang mencapai 16.000-an. Untuk itu, Hendra berharap dengan soliditas dan sinergitas semua pemangku kebijakan dan masyarakat, jumlah angka bisa ditekan sampai 10 persen di angka 7.000 hingga 8.000 kasus di tahun 2023 mendatang, atau bahkan bisa zero stunting.

“Di tahun 2023 kita berharap angka stunting bisa turun 10 persen. Dari tahun 2022, dengan angka dari 9.600 menjadi 7.000 hingga 8.000 kasus. Dan setiap tahunnya angka stunting terus menurun,” ungkap Hendra.

Lanjut Hendra, Pemerintah Kabupaten Tangerang bahkan telah melebihi target yang diminta oleh Pemerintah Pusat, di mana setiap daerah harus menekan angka stunting minimal 14 persen dari jumlah balita di daerah. Memurut dia, untuk menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah membangun jamban-jamban sehat, membenahi rumah-rumah kumuh dan meminta setiap pemerintah desa menggulirkan ADD-nya untuk dialokasikan untuk penanganan kasus stunting.

“Kalau kita sudah di bawah 14 persen. Tapi kita tetap fokus untuk menurunkannya lagi sampai angka stunting benar-benar hilang,” ujarnya. ( Riska)

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

Berita Terkait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang
Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR
Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas
Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:12 WIB

Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru