Sejken DPP PBSR Angkat Bicara Soal Kasus Bangunan Pabrik Kemasan Oli di Citeras

- Penulis

Kamis, 12 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com – Lebak, Sekertaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Basar Solidaritas Rakyat (PBSR), angkat bicara soal kasus Pembangunan Pabrik Kemasan Oli oleh PT. Indo Pasific Agung, di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, yang membangun tanpa memliki IMB juga diduga melabrak segel. Menurutnya, Satpol PP melalui PPNS Kabupaten Lebak dinilai mandul.

“Jelas, penindakan Satpol PP Lebak melalui PPNS kami menilai itu mandul sekali dan tidak menegakan aturan yang tegas. Ini tentang aturan hukum, bahwa pemerintah daerah telah dirugikan oleh oknum yang semena- mena membangun tanpa ijin, dan dasar kami menilai Satpol PP mandul, pihaknya kan sudah memasang segel hingga 3 kali, kenapa tidak membauat laporan ke Polres Lebak, “tegas Sekjen DPP PBSR Hadi Isron pada awak media, Kamis, (12/8/2021).

Menurut Hadi, pihaknya mengaku heran atas tindakan Satpol PP terkait penindakan Perda di Daerah Lebak. Pasalnya, mekanisme yang dilakukan Satpol PP Lebak sudah melebihi kebijakan yang dikeluarkan oleh penegak Perda itu sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendengar, melihat, bahwa, sebelumnya Satpol PP Lebak memasang segel di dalam, kedua dipasang lagi, ketiga baru di pasang segel di depan pintu gerbang segel, dan ke empatnya dipasang lagi garis Pol PP Line, artinya, secara pikiran liar saya, ini diduga ada kongkalikong antara bos dengab Satpol PP Lebak. Seharusnya, penegakan hukum dan aturan di Kabupaten Lebaj ditegakan, jangan seperti itu, itu akan membuat masyarakat geram. Dan menjadi ancaman, bahwa atura Perda di Lebak lumpuh dan mandul,”tegasnya.

Hadi berharap, Satpol PP Lebak melalui PPNS, agar segera membuat laporan resmi kepada aparat penegak hukum atas tindakan semena- mena dan penghinaan aturan yang ada di Perda Lebak oleh oknum di PT. tersebut.

“Ini jelas- jeas sebuah penghinaan bagi penegak Perda Lebak. Sudah ditegur beberapa kali, buktinya di segel beberapa kali tapi tetap membangun, loh, kok seperti memiliki kekuasaan, semaunya begitu. Saya harap Bupati Lebak turun dan menegakan aturan Perda di Lebak,”harapnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kasi Opdal Satpol PP Lebak selaku PPNS Anna Wahyudin ketika di konfirmasi mengaku dirinya sedang sakit, tidak bisa memasang garis Pol PP Line di PT. Indo Pasific Agung tersebut.

“Saya sedang sakit,”kata Anna kepada awak media, Selasa, (9/8/2021).

iMenurut pengakuannya, pihaknya akan memasang Pol PP Line di depan gerbang Bangunan Pabrik Kemasan Oli tersebut akan dilakukan hari Senin, (9/8/2021).
Namun, hingga saat ini itu tidak dilakukan dengan alasan dirinya sedang sakit.
Ketika awak media mempertanyakan lagi, apalah tidak ada yang bisa memasang Pol PP Line selain dirinya, Anna mengaku, bahwa anggotanya yang lain masih sibuk dengan giat PPKM.

“Anggota kami masih digiatkan sibuk dengan PPKM, harap di maklum,”katanya.
Sebelumnya diberitakan, Satpol PP Kabupaten Lebak akhirnya memasang Pol PP Line di PT. Indo Pasific Agung, atau bangunan Pabrik Kemasan Oli, tepatnya di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Kamis, (5/8/2021).

PT. Indo Pasific Agung itu di pasang Pol PP Line, lantaran oknum PT. tersebut bandel, melakukan membangunan tanpa memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Bahkan, mirisnya, sebelumnya Satpol PP telah memasang segel hingga tiga kali, namun oknum di PT. tersebut tidak menghiraukan.

Pantauan awak media, hingga saat ini, Satpol PP Lebak melalui PPNS belum juga memasang Pol PP Line di gerbang pintu PT. Indo Pasific Agung atau Pabrik Kemasan Oli tersebut.

Dan, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan apapun dari pihak Satpol PP melalui PPNS tersebut.( Riska)

Berita Terakait

Siswa Man 1 Tigaraksa, Ihda Mawaddatussyajalah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang
Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit
HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi
Buktikan Kualitas Baik, Dedy Apiandi Putra Sopian Hadi Ketua Katar Desa Cisoka Siap Jalankan Tugas Mulia Tugas Paskibraka 2026
HUT ke-3 Lensa Bumi.com: Semakin Kokoh Menjadi Suara Masyarakat yang Terpercaya
Meriahkan Ulang Tahun ke-7, PMC Galatama Lele Ari Samudra Gelar Kompetisi Memancing
Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW
Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Berita Terakait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Siswa Man 1 Tigaraksa, Ihda Mawaddatussyajalah Maju Sebagai Duta Anak Kabupaten Tangerang

Rabu, 2 September 2026 - 22:12 WIB

Proyek Hutan Bambu Cisoka  Anggaran Rp1,8 Miliar Disorot Squed : Baru Berupa Pemadatan Lahan, RDP Minta Kejelasan Audit

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:12 WIB

HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Buktikan Kualitas Baik, Dedy Apiandi Putra Sopian Hadi Ketua Katar Desa Cisoka Siap Jalankan Tugas Mulia Tugas Paskibraka 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:40 WIB

HUT ke-3 Lensa Bumi.com: Semakin Kokoh Menjadi Suara Masyarakat yang Terpercaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Meriahkan Ulang Tahun ke-7, PMC Galatama Lele Ari Samudra Gelar Kompetisi Memancing

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37 WIB

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:00 WIB

Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Berita Terabru

Gadgets

PATELKI Banten Tingkatkan Kompetensi Tenaga Laboratorium

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:50 WIB